Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Suami Istri Warga Siwalankerto Mudik ke Ngawi Tertemper KA di Baron Nganjuk, Istri Meninggal Dunia

badge-check


					Pasangan suami istri warga Silawankeeto Surabaya, mudik ke Ngawai, tertemper kereta api di perllntasan Baron, Nganjuk, Kamis malam 19 Maret 2026. Istrri meninggal di tempat,suami dirawat di Ngajuk. Foto: Instagram@disekitar_surabaya Perbesar

Pasangan suami istri warga Silawankeeto Surabaya, mudik ke Ngawai, tertemper kereta api di perllntasan Baron, Nganjuk, Kamis malam 19 Maret 2026. Istrri meninggal di tempat,suami dirawat di Ngajuk. Foto: Instagram@disekitar_surabaya

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, NGANJUK – Pasangan suami istri (pasutri) asal Siwalankerto, Surabaya, mengalami kecelakaan fatal saat mudik. Mereka tertabrak kereta api di perlintasan Baron, Nganjuk, pada Kamis malam, 19 Maret 2026.

Pasutri berinisial AH (56) dan Sulastri (56) mengendarai motor Honda Beat saat melintas dari timur ke barat di perlintasan Desa Waung, Kecamatan Baron. Mereka sempat berhenti karena palang pintu tertutup akibat KA pertama.

Tapi diduga menerobos saat masih ada KA kedua, yakni Mutiara Selatan, melintas sekitar pukul 19.30 WIB. Bagian belakang motor tertabrak, menyebabkan Sulastri tewas di tempat sementara AH luka-luka dan dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Putu Darius Pradnyana, mengonfirmasi pasutri sebagai pemudik menuju Ngawi. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan KA terlambat 11 menit dan mengimbau pemudik patuhi aturan perlintasan sebab berbahaya.

Kecelakaan ini bagian dari 141 insiden mudik Lebaran hingga 19 Maret 2026, dengan 21 korban jiwa, 42 luka berat, dan 188 luka ringan di seluruh Indonesia.

Kondisi terbaru suami korban AH belum diketahui secara pasti dari informasi terkini. Berdasarkan laporan awal, AH (56) mengalami luka-luka setelah kecelakaan tabrakan dengan kereta api di perlintasan Baron, Nganjuk, pada 19 Maret 2026 malam, dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk perawatan.

AH selamat dari insiden tersebut, berbeda dengan istrinya Sulastri yang tewas di tempat. Tidak ada pembaruan kondisi terkini seperti pemulihan atau status keluar rumah sakit yang tersedia hingga saat ini (20 Maret 2026 siang).

Evakuasi cepat dilakukan oleh pihak berwenang, termasuk Polres Nganjuk, untuk penanganan luka-luka AH. Pemantauan lebih lanjut diperlukan mengingat arus mudik Lebaran yang padat, di mana kasus serupa sering memerlukan perawatan intensif.

Pasangan suami istri asal Siwalankerto, Surabaya, mengalami kecelakaan maut saat mudik di perlintasan kereta api Baron, Nganjuk, pada Kamis malam, 19 Maret 2026.

Kronologi

  • Pasutri berinisial AH (56, suami) dan Sulastri (56, istri) mengendarai motor Honda Beat (nopol L 4123 OL) dari timur ke barat menuju Ngawi untuk mudik Lebaran.

  • Sekitar pukul 19.30 WIB, mereka tiba di perlintasan sebidang Desa Waung, Kec. Baron, dan berhenti karena palang pintu tertutup akibat KA pertama melintas.

  • Setelah KA pertama lewat, AH diduga menerobos palang yang masih tertutup saat KA kedua, Mutiara Selatan (No. CC 2061383, masinis RH), melintas dari utara ke selatan.

  • Masinis membunyikan klakson (semboyan 35) berulang kali, tapi tidak diindahkan; bagian belakang motor tertabrak, Sulastri terpental dan tewas di tempat.

  • AH mengalami luka-luka; petugas Polres Nganjuk langsung evakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk.

  • KA Mutiara Selatan tertahan 11 menit; KAI Daop 7 Madiun berduka dan imbau patuhi aturan perlintasan. **

Relances
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News