Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

58 Bus Mudik Gratis Jatim Antar Perantau Pulang Kampung

badge-check


					Bus Mudik Jatim Perbesar

Bus Mudik Jatim

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya di sektor transportasi, dengan menggelar Program Mudik Gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini ditujukan bagi masyarakat Jawa Timur yang merantau di Jakarta dan sekitarnya agar dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Melalui Dinas Perhubungan, Pemprov Jatim menyiapkan sebanyak 58 armada bus untuk mengangkut para pemudik menuju berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Total kuota yang disediakan mencapai 2.230 orang, menjadikan program ini sebagai salah satu upaya nyata pemerintah dalam memfasilitasi kebutuhan transportasi masyarakat selama musim mudik Lebaran.

Pemberangkatan dilakukan secara terpusat dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada 18 Maret 2026. Pelaksanaan program ini turut didukung oleh Paguyuban PAWARTA, Badan Penghubung, serta pihak pengelola TMII guna memastikan kelancaran dan ketertiban selama proses keberangkatan hingga para pemudik tiba di tujuan masing-masing.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya para perantau asal Jawa Timur.

Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi beban lalu lintas selama arus mudik. “Kami ingin masyarakat bisa pulang dengan selamat tanpa harus terbebani biaya, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah tujuan utama dari penyelenggaraan program ini, di antaranya meningkatkan aksesibilitas layanan transportasi publik, menekan angka kemacetan di jalur utama mudik, serta meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas selama periode Angkutan Lebaran.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendukung terciptanya penyelenggaraan transportasi Lebaran yang lebih tertib, aman, dan lancar, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Nyono juga mengimbau kepada seluruh peserta mudik gratis agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta menjaga ketertiban selama proses keberangkatan hingga perjalanan berlangsung. Disiplin dan kerja sama dari seluruh peserta dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini.

Dengan adanya program mudik gratis ini, Pemprov Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berpihak pada masyarakat. Harapannya, para perantau dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan rasa aman dan penuh kebahagiaan.***

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya di sektor transportasi, dengan menggelar Program Mudik Gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini ditujukan bagi masyarakat Jawa Timur yang merantau di Jakarta dan sekitarnya agar dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Melalui Dinas Perhubungan, Pemprov Jatim menyiapkan sebanyak 58 armada bus untuk mengangkut para pemudik menuju berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Total kuota yang disediakan mencapai 2.230 orang, menjadikan program ini sebagai salah satu upaya nyata pemerintah dalam memfasilitasi kebutuhan transportasi masyarakat selama musim mudik Lebaran.

Pemberangkatan dilakukan secara terpusat dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada 18 Maret 2026. Pelaksanaan program ini turut didukung oleh Paguyuban PAWARTA, Badan Penghubung, serta pihak pengelola TMII guna memastikan kelancaran dan ketertiban selama proses keberangkatan hingga para pemudik tiba di tujuan masing-masing.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya para perantau asal Jawa Timur.

Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi beban lalu lintas selama arus mudik. “Kami ingin masyarakat bisa pulang dengan selamat tanpa harus terbebani biaya, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah tujuan utama dari penyelenggaraan program ini, di antaranya meningkatkan aksesibilitas layanan transportasi publik, menekan angka kemacetan di jalur utama mudik, serta meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas selama periode Angkutan Lebaran.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendukung terciptanya penyelenggaraan transportasi Lebaran yang lebih tertib, aman, dan lancar, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Nyono juga mengimbau kepada seluruh peserta mudik gratis agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta menjaga ketertiban selama proses keberangkatan hingga perjalanan berlangsung. Disiplin dan kerja sama dari seluruh peserta dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini.

Dengan adanya program mudik gratis ini, Pemprov Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berpihak pada masyarakat. Harapannya, para perantau dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan rasa aman dan penuh kebahagiaan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Cuaca Panas di Sidoarjo Belum Reda, Musim Hujan Datang Akhir Oktober

30 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Rayakan Anniversary, PT Surya Sarana Sentosa Berbagi ke Anak Yatim dan Dukung Program Prabowo

29 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Modal Pengalaman 3 Tahun di Ditlantas Polda Jatim, AKP Septia Resmi Jabat Kasatlantas Kediri Kota

28 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Honda Surabaya Center Incar 120 SPK di GIIAS Surabaya 2026

27 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Pasar Mi Instan Indonesia Susut 14,54 Miliar Porsi

27 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Cadangan Beras 5,1 Juta Ton, Aman Hadapi El Nino

26 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Anggaran Hampir Rp 7 T, Purbaya Kecewa Data DTSEN Morat-marit

26 Agustus 2026 - 18:42 WIB

43.805 Warga RI Kena PHK, Buruh dan Pengusaha Ungkap Hal Tak Terduga

25 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Trending di Nasional