Menu

Mode Gelap

News

Dulu Gendong Anak Menyeberang, Jusuf Hamba Bantu Jembatan Beton 24 x 4.5 M di Jipurafah

badge-check


					H Jusuf Hamka, namanya diabadikan menjadi nama jemvatan beti uiuran 24 mx 4.5 m yang menelan biaya Rp850 juta. Diresmikan Jumat 8 Mei 2026, di Desa Jipurafah, Pladaan, Jombang. Foto: kolase Perbesar

H Jusuf Hamka, namanya diabadikan menjadi nama jemvatan beti uiuran 24 mx 4.5 m yang menelan biaya Rp850 juta. Diresmikan Jumat 8 Mei 2026, di Desa Jipurafah, Pladaan, Jombang. Foto: kolase

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Kabar gembira datang bagi warga Dusun Jipurafah, Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Wilayah yang selama ini kesulitan akses melintasi aliran sungai besar tersebut, akhirnya memiliki jembatan beton kokoh yang memudahkan segala aktivitas.

Jembatan sepanjang 24 meter dan lebar 4,5 meter ini dibangun sepenuhnya atas bantuan sosial dari pengusaha besar bidang konstruksi dan jalan tol, H. Jusuf Hamka.

Peresmian dan penyerahan jembatan dilakukan pada Jumat, 8 Mei 2026, dihadiri langsung oleh perwakilan H. Jusuf Hamka, Pemerintah Kecamatan Plandaan, aparat desa, dan ratusan warga yang sudah menunggu momen ini bertahun-tahun.

Mendesak

Selama puluhan tahun, warga Dusun Jipurafah dan sekitarnya harus berjuang keras setiap kali melintasi Sungai Brantas yang membelah wilayah desa.

Akses yang ada sebelumnya hanya berupa jembatan bambu dan papan kayu yang sudah lapuk, rawan roboh, dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat maupun alat pertanian.

Saat musim hujan datang, debit air sungai naik deras hingga menutupi jalan penghubung, membuat warga terisolasi.

Anak-anak sekolah harus digendong menyeberang, petani sulit mengangkut hasil panen, dan pelayanan kesehatan sering terhambat karena ambulans tidak bisa masuk.

Berangkat dari keprihatinan ini, tokoh masyarakat mengajukan permohonan bantuan ke H. Jusuf Hamka, yang dikenal luas sebagai pengusaha nasional pemilik perusahaan pengelola jalan tol dan infrastruktur, yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan daerah.

Tanpa berpikir panjang, permohonan tersebut langsung disetujui dan pembangunan segera dikerjakan sejak Januari 2026.

Data Teknis

  • Nama Jembatan: Jembatan Bina Karya Jusuf Hamka
  • Lokasi: Dusun Jipurafah, Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang
  •  Panjang: 24 meter
  • Lebar: 4,5 meter
  • Konstruksi: Rangka beton bertulang, lantai plat beton, tiang pancang kedalaman 12 meter
  • NILAI TOTAL PEMBANGUNAN: Rp 850.000.000,- (Delapan Ratus Lima Puluh Juta Rupiah)
    (Dibiayai sepenuhnya dari dana pribadi / tanggung jawab sosial perusahaan, TIDAK MENGGUNAKAN ANGGARAN APBD sama sekali)
  •  Waktu Pengerjaan: 4 Bulan (Januari – Mei 2026)
  • Kapasitas: Mampu dilewati truk pengangkut hasil tani hingga 10 ton, standar kualitas konstruksi jalan tol

Divisi CSR

Kepala Divisi CSR Perusahaan, Ir. Budi Santoso), datang ke Jipurah, Jombang, mewakili H. Jusuf Hamka.

“Bapak Jusuf Hamka berpesan, infrastruktur bukan hanya soal jalan tol besar di kota-kota, tapi juga jembatan kecil di desa yang menjadi urat nadi kehidupan rakyat,” kata dia.

“Beliau sangat tersentuh mendengar kesulitan warga Jipurafah. Bantuan senilai Rp 850 Juta ini murni bentuk rasa syukur dan tanggung jawab sosial. Bapak berharap jembatan ini menjadi jembatan kemajuan, jembatan rezeki, dan jembatan persaudaraan yang awet dipakai anak cucu nanti.” Tambahnya.

“Seluruh bahan dan tenaga kerja kami pastikan kualitas terbaik, sama standarnya dengan pembangunan jalan tol kami. Kami pastikan jembatan ini kuat menahan banjir besar sekalipun.”

Kepala desa Plandaan, Supardi SE, mengucapkan terima kasih kepada H Jusuf Hamka, telah merealisasi pembangunan jembatann dambaat masyarakat itu.

“Mata kami berlinang air haru. Selama ini kami sering menangis susah karena sungai ini jadi pemisah. Terima kasih tak terhingga kami sampaikan kepada Bapak Jusuf Hamka,” katadia di lokasi peresmian, Jumat 8 Mei 2026.

“Beliau rela mengeluarkan biaya besar ratusan juta rupiah demi kemudahan kami. Beliau tidak hanya membangun beton dan besi, tapi beliau membangun harapan dan senyum kami. Sekarang anak sekolah aman, petani mudah jual hasil panen, ekonomi desa pasti akan naik pesat,” Tuturnya.

“Ini kado terindah buat warga Jipurafah,” kata Supardi matanya berkaca kaca.

Warga setempa bernama Sunardi, 52, mengaku sangat diuntungkan oleh adanya jemvatan beton ini.

“Dulu kalau mau ke pasar harus muter jauh 7 km, atau nekat lewat jembatan bambu yang bergoyang-goyang. Sekarang pakai sepeda motor atau mobil kecil langsung lewat,” kata dia.

“Bapak Jusuf Hamka itu malaikat bagi kami, rela berkorban harta demi kami yang jauh ini. Semoga kesehatan dan rezeki beliau makin melimpah, karena sudah meringankan beban kami yang tak terhingga nilainya.” Tambahnya.

Camat Plandaan, Drs. H. Slamet Riyadi, mengapresiasi langkah nyata pengusaha nasional tersebut.

“Pemerintah daerah memang berupaya maksimal, namun keterbatasan anggaran sering jadi kendala. Hadirnya Bapak Jusuf Hamka dengan bantuan senilai Rp 850 Juta ini melengkapi apa yang belum bisa kami penuhi. Ini contoh nyata sinergi antara dunia usaha dan masyarakat. Kami berkomitmen jaga dan rawat jembatan ini bersama-sama agar tetap kokoh.”

Jembatan sudah dibuka untuk umum sepenuhnya tanpa pungutan biaya apa pun. Papan nama peringatan dan petunjuk arah juga sudah terpasang rapi di kedua ujung jembatan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga China dan Jepang Tewas, Gunung Dukono Maluku Meletus 18 Orang Butuh Evakuasi

8 Mei 2026 - 17:48 WIB

Gegara tak Bisa Berbahasa Madura, Poltabes Surabaya Ringkus 14 Orang Mafia Perjokian Tes Masuk Unesa

8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Kapoltabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan joki Unesa, pemuda cerdas yang sudah tujuh tahun berprose sebagai joki. Foto: instagram@poltabes.surabaya

Dirut Persiba Terbukti Korupsi Rp23 Miliar Divonis 13 Tahun, Catur Adi: Saya Minta Dihukum Mati Saja!

8 Mei 2026 - 14:32 WIB

Catur Adi Prianto adalah direktur Persatuan Sepakbola Balikpapa (Persiba) terbukti bersalah korupsi dana Persiba Rp23 miliar lebih. Foto: Ist

Kapolres Mojokerto Dialog Hati ke Hati dengan Satuan: Memikirkan Masa Depan Anaknya

8 Mei 2026 - 10:33 WIB

Kolase (Kiri) Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata, saat berdialog langsung dengan Satuan, 49, tersangka kasus penikaman mertua wanita hingga tewas dan melukai istrinya. Foto: kolase tangkap layar video instagram@ polres_mojokerto

Gempa Kamis 7 Mei 2026: Selat Sunda 4.6 Magnetudo, Tanpa Gejala Tsunami

8 Mei 2026 - 09:13 WIB

DPRD Jombang Sedang Garap Raperda Keamanan Masyarakat: RDP dengan Bangkesbangpol, Masyarakat dan PSHT

7 Mei 2026 - 18:56 WIB

Bupati Jombang Warsubi Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 62: Jangan Lupa Jaga Kesehatan!

7 Mei 2026 - 17:26 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (5): Perang Salib dan Kisahnya yang Mengerikan

7 Mei 2026 - 16:47 WIB

Rahasia Melayani Sepenuh Hati: Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

7 Mei 2026 - 16:12 WIB

Trending di News