Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

DPRD Jombang Sedang Garap Raperda Keamanan Masyarakat: RDP dengan Bangkesbangpol, Masyarakat dan PSHT

badge-check


					Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Kartiyono. Foto: Instagram@fraksipkb_jombang Perbesar

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Kartiyono. Foto: Instagram@fraksipkb_jombang

Penulis:  Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Kamis, 7 Mei 2026. Rapat ini diadakan untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Keamanan Masyarakat, bertujuan untuk memperkuat kerangka hukum dalam menjaga ketertiban dan keselamatan warga.

Rapat yang digelar di ruang sidang DPRD Jombang ini dihadiri sejumlah anggota dewan, perwakilan Pemerintah Kabupaten Jombang, serta berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan terkai.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Raperda Keamanan Masyarakat menyatakan bahwa penyusunan aturan ini merupakan tanggapan terhadap perubahan dinamika sosial dan tantangan keamanan yang berkembang di wilayah Jombang saat ini. Regulasi lama dinilai sudah tidak cukup relevan untuk menjawab kebutuhan perlindungan masyarakat yang semakin beragam.

RDP dipimpin ini menjadi wadah penyampaian aspirasi, masukan, kritik, dan saran guna menyempurnakan substansi raperda sebelum nantinya ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Rapat berlangsung dinamis dan penuh diskusi konstruktif yang melibatkan unsur masyarakat, PSHT dan OPD Bankesbangpol, menilai keberadaan evolusi tersebut sangat penting sebagai landasan dalam menciptakan situasi daerah yang aman, tertib, dan kondusif.

Selain itu, raperda diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga komunitas sosial dalam menjaga ketentraman lingkungan. Dalam forum tersebut juga disampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam implementasi aturan di masa depan,

“Sebab, menjaga ketentraman dan bersantai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” tandas Kartiyono dari Fraksi PKB ini.

Katiyono menegaskan bahwa  pembahasan raperda akan terus dilakukan secara terbuka dan bertahap dengan menerima berbagai masukan dari masyarakat. Menurutnya, seluruh saran yang disampaikan dalam forum menjadi bagian penting dalam penyempurnaan regulasi.

“Kami tetapkan, kami lanjutkan lebih lanjut, kami coba perbaiki bersama-sama. Kami terus berupaya agar hasilnya benar-benar lebih baik,” katanya dalam rapat itu.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta menyampaikan berbagai pandangan. Dari unsur pemerintah, dijelaskan tentang kebutuhan penegakan aturan yang jelas serta pembagian tugas yang tegas antarlembaga terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Sementara itu, perwakilan masyarakat dan organisasi masyarakat menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga lingkungan, serta perlunya jaminan hak-hak warga dalam pelaksanaan aturan tersebut.
Beberapa poin utama yang dibahas meliputi tata cara penyelenggaraan keamanan dan ketertiban umum, peran serta masyarakat, mekanisme pengawasan, serta sanksi bagi pihak yang melanggar ketentuan.
Rapat ini merupakan tahap penting dalam proses penyusunan Raperda. Hasil masukan yang diperoleh akan diolah dan diintegrasikan ke dalam draf peraturan sebelum dibahas lebih lanjut di sidang paripurna DPRD.
Diharapkan dengan adanya peraturan daerah baru ini, keamanan dan ketertiban di Jombang dapat terjaga dengan lebih baik, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi pertumbuhan dan kemajuan daerah. Proses penyusunan Raperda ini dijadwalkan akan terus berlanjut hingga nantinya disahkan menjadi Peraturan Daerah. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

25 Tahun Shiddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketua APINDO Fathurrohman: Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Hadapi Ancaman 1.000 PHK

21 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 18:57 WIB

Aksi Rusuh Konvoi di Tenggilis Mejoyo Surabaya, Polisi Ringkus 4 Tersangka Pelaku Asal Jombang

21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Trending di News