Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Rahasia Mengatur Asupan saat Puasa untuk Berat Badan Ideal

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.CPM, JAKARTA-Mengatur pola makan saat puasa perlu dilakukan secara tepat agar berat badan turun secara sehat. Diet ketika Ramadan tidak sekadar mengurangi porsi, tetapi juga memperhatikan jenis makanan, kebiasaan makan, dan aktivitas fisik.

Sebagian orang beranggapan puasa otomatis membuat berat badan menyusut. Padahal, tanpa pengaturan asupan yang benar, berat badan justru bisa meningkat.

Mengonsumsi makanan berlebihan saat sahur maupun berbuka dapat memicu penumpukan kalori. Karena itu, diperlukan strategi yang konsisten agar berat badan tetap terkendali selama Ramadan.

Melansir laman resmi Alodokter, berikut sejumlah tips yang dapat diterapkan untuk menjaga berat badan tetap ideal saat puasa:

Hindari makanan tinggi lemak dan berminyak

Gorengan memang menggugah selera saat berbuka, namun kandungan kalori dan lemak transnya cukup tinggi. Mengonsumsi gorengan secara berlebihan justru dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

Pilih makanan kaya protein dan serat

Sumber protein tanpa lemak seperti dada ayam, ikan, putih telur, dan kacang-kacangan membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Selain itu, buah dan sayuran juga penting karena seratnya dapat menekan rasa lapar dan mencegah makan berlebih.

Sehingga asupan kalori harian lebih mudah dikendalikan selama waktu berbuka dan sahur. Pola makan yang seimbang ini membantu menjaga metabolisme tetap stabil, hasilnya berat badan juga bisa lebih terkontrol.

Utamakan karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum utuh, kentang, atau ubi memberi energi lebih stabil. Asupan ini juga membantu tubuh tetap bertenaga selama berpuasa.

Batasi makanan dan minuman manis

Berbuka puasa dengan sirup atau es buah memang menyegarkan setelah menahan dahaga seharian. Namun, untuk menjalankan diet saat puasa, konsumsi gula harus dikurangi secara konsisten.

Sebagai alternatif, pilih buah-buahan tinggi air seperti semangka, melon, atau blewah. Pastikan buah dikonsumsi tanpa tambahan gula atau sirup agar lebih sehat.

Jangan melewatkan sahur

Menjalankan diet saat puasa bukan berarti melewatkan sahur atau hanya makan saat berbuka. Sahur justru penting untuk menjaga energi dan mendukung diet tetap sehat.

Perhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dan hindari yang dapat membuat tubuh cepat haus. Batasi garam dan makanan asin agar hidrasi tubuh tetap terjaga selama berpuasa.

Pilih menu yang padat nutrisi, seperti nasi merah, roti gandum, oatmeal, ayam, sayur, buah, atau susu rendah lemak. Dengan sahur yang tepat, tubuh lebih bertenaga dan mampu menjalani puasa sepanjang hari dengan lancar.

Makan secukupnya saat berbuka

Saat buka puasa, sering sekali muncul keinginan untuk langsung makan banyak sekaligus. Kebiasaan ini justru bisa menimbulkan rasa begah di perut.

Makanlah secukupnya dan perlahan, dimulai dengan kurma, buah, dan air sebelum melaksanakan salat. Makanan berat sebaiknya dikonsumsi sebelum salat Isya, dengan porsi seimbang karbohidrat, protein tanpa lemak, dan sayuran berserat.

Penuhi kebutuhan cairan

Selama puasa, penting untuk mencukupi asupan cairan agar tubuh tetap terhidrasi. Minumlah sekitar 10 gelas cairan, baik saat sahur maupun berbuka.

Cairan tidak hanya berasal dari air putih, tetapi juga bisa diperoleh dari makanan tinggi air seperti sup, semangka, mentimun, atau tomat. Batasi minuman berkafein dan bersoda karena dapat menyebabkan dehidrasi dan menambah asupan kalori.

Tetap berolahraga secara rutin

Puasa bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan dan tidak berolahraga. Agar diet saat puasa bisa sukses, menjaga pola makan perlu diimbangi dengan aktivitas fisik yang rutin.

Misalnya, olahraga ringan dengan jalan kaki atau lari di pagi hari. Bila dirasa tidak sanggup, olahraga di malam hari juga bisa menjadi pilihan.

Penerapan pola makan yang tepat dan konsisten menjadi kunci keberhasilan diet saat puasa. Dengan pengaturan asupan yang bijak, puasa dapat menjadi momentum mencapai berat badan ideal sekaligus menjaga kesehatan tubuh.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Nonton Piala Dunia 2026 Bisakah Pakai STB TV Tabung?

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Dijuluki Gadis Tercantik di Dunia, Penny Lane Balas Komentar Negatif Soal Tubuhnya

8 Juni 2026 - 19:36 WIB

Sarwendah Jadi sorotan Publik, Lontarkan Kata Cong, Terkait Perseteruannya dengan Ruben Onsu

4 Juni 2026 - 19:45 WIB

70 Juta Warga Indonesia Diperkirakan Alami Penyakit Hati Kronis

3 Juni 2026 - 20:03 WIB

Perempuan Singapura, Selingkuh Demi Karier

3 Juni 2026 - 19:36 WIB

Kasur, Ponsel, dan Gaya Hidup Baru Anak Muda

2 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kebiasaan Minum Belasan Vitamin Sekaligus, Reizuka Ari Tuai Kritik

1 Juni 2026 - 20:13 WIB

Trending di Life Style