Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Gubernur Aceh Mualem Dikabarkan Menikah Lagi, Update Status Bencana Aceh

badge-check


					Diduga Gubernur Aceh Mualem Perbesar

Diduga Gubernur Aceh Mualem

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, ACEH- Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem disebut kembali menikah. Kabar ini mencuat setelah sejumlah video prosesi pernikahan beredar luas di media sosial.
Akad nikah diduga berlangsung di Malaysia pada 9 Januari 2026, sebagaimana terlihat dalam rekaman yang viral di TikTok, Instagram, dan Facebook.

Dalam potongan video, Mualem tampak mengenakan teluk belanga putih, celana putih, sarung setinggi lutut, serta peci hitam. Ia berjalan menuju pelaminan bersama seorang perempuan yang disebut sebagai dara baro, mengenakan busana muslimah serasi.

Keduanya duduk berdampingan di pelaminan dengan senyum, sementara tamu berbincang dalam bahasa Melayu. Di antara tamu terlihat Ustaz Khalid Basalamah. Perempuan yang disebut sebagai mempelai diketahui bernama Datin Sri Vie Shantie Khan, pengusaha Malaysia sekaligus CEO Blackstone Malaysia.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Aceh. Publik menyoroti kabar ini karena Mualem diketahui telah memiliki dua istri: Marlina Usman atau Kak Na, Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, serta Salmawati atau Bunda Salma, anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh.

Update Bencana Aceh

Banjir dan longsor besar yang melanda Aceh sejak akhir November 2025 masih dalam tahap pemulihan. Status tanggap darurat diperpanjang hingga 22 Januari 2026.

Hingga 20 Januari, tercatat 91.962 jiwa dari 24.426 KK berada di 988 titik pengungsian, terutama di Aceh Utara, Gayo Lues, dan Pidie Jaya.

Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada 2,58 juta jiwa di 18 kabupaten/kota, dengan 561 korban meninggal dan 30 hilang. Ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Kerusakan infrastruktur meliputi 1.593 ruas jalan, 468 jembatan, 144.942 rumah, serta fasilitas umum seperti 1.665 sekolah dan 641 rumah ibadah. Tujuh kabupaten, termasuk Aceh Selatan dan Aceh Besar, sudah tidak memiliki titik pengungsian aktif. ****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Ketika Rumah Kebudayaan Menjadi Arena Perebutan Panggung

11 Mei 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fandi Ahmad Yani Beri Sangu Obat dan Vitamin untuk Ratusan Jamaah Haji Asal Kabupaten Gresik

3 Mei 2026 - 19:26 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

GAAN Soroti Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba Makin Mengkhawatirkan

2 April 2026 - 18:56 WIB

Jadwal Acara Film Televisi Nasional Kamis 2 Maret 2026 ada Hellboy hingga Bioskop Trans TV

2 April 2026 - 10:44 WIB

Trending di Headline