Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Berbuat Onar dan Resahkan Warga, Polisi Jombang Ringkus 43 Oknum Pendekar Silat dan 27 Motor

badge-check


					Polisi Jombang meringkus 43 oknum pendekat silat, karena berbuat onar dan menganggu keamanan masyarakat. Selian itu polres Jombang juga menyita 27 unit motor. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Polisi Jombang meringkus 43 oknum pendekat silat, karena berbuat onar dan menganggu keamanan masyarakat. Selian itu polres Jombang juga menyita 27 unit motor. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Sebanyak 43 pendekar silat dari salah satu perguruan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diamankan polisi setelah melakukan konvoi yang meresahkan warga, pada Jumat 16 Januari 2026, dini hari.

Puluhan pesilat yang mayoritas masih berusia remaja dan di bawah umur itu kini tengah didata dan menjalani pembinaan di Mapolres Jombang.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita 27 unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi konvoi tersebut.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan penindakan tersebut. “Untuk total yang kita amankan ada 43 orang dan 27 sepeda motor,” ujar Dimas.

Menurut Dimas, para remaja tersebut merupakan gerombolan pesilat dari salah satu perguruan silat di Kabupaten Jombang yang melakukan konvoi secara berkelompok dan mengganggu ketertiban umum.

Penangkapan dilakukan di beberapa lokasi berbeda. Tidak hanya di wilayah Mojoagung, polisi juga mengamankan para pesilat di kawasan Peterongan dan sekitarnya.

“Selain dari Mojoagung, ada juga dari beberapa tempat lain seperti Peterongan dan sekitarnya,” jelasnya.

Aksi konvoi para pesilat ini dinilai sangat meresahkan masyarakat Jombang, terutama karena dilakukan pada dini hari dan melibatkan peserta yang masih di bawah umur. “Hingga siang ini, mereka masih dilakukan pembinaan,” pungkas AKP Dimas. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Harga Pertamax Bisa Tembus ke Rp 20.000

11 September 2026 - 18:41 WIB

Akhir Bulan Ini Semua SPBU Bisa Jual B50

11 September 2026 - 18:32 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

11 September 2026 - 10:54 WIB

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

11 September 2026 - 09:58 WIB

Trending di News