Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

KPK Imbau Tri Taruna Fitriadi Menyerahkan Diri, Kasi Datun Kejaksaan Itu Lolos dengan Menabrak Petugas

badge-check


					Tri Taruna Fitriadi, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, yang berhasil lolos dari sergapan OTT KPK> Ian kini belum menyerahkan diri. Foto: kbk.news Perbesar

Tri Taruna Fitriadi, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, yang berhasil lolos dari sergapan OTT KPK> Ian kini belum menyerahkan diri. Foto: kbk.news

Penulis: Mulawarman    |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, AMUNTAI- Sungguh berani dan nekat tindakan Tri Taruna Fariadi lolos dari penangkapan KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) di Hulu Sungai Utara (HSU), provinsi Kalimantan Selatan,  pada 18 Desember 2025. Dia berhasil looso dari penangkapan, dengan cara  melawan petugas dan menabrak mereka menggunakan kendaraan.

Ia berhasil melarikan diri setelah aksi nekat tersebut, sementara dua rekan jaksanya ditangkap di tempat.
KPK kini memburunya dengan koordinasi Kejaksaan Tinggi Kalsel dan keluarga, siap menerbitkan DPO jika tidak menyerahkan diri.

OTT KPK berlangsung di Amuntai, HSU, terkait pemerasan Rp1,07 miliar terhadap pejabat daerah.Saat petugas mendekat, Tri Taruna mencoba kabur dengan mobil, menabrak petugas untuk membuka jalan.
Ia menghilang ke arah tidak diketahui, meninggalkan jejak buron di wilayah HSU.

KPK memanggil Tri Taruna untuk menyerahkan diri dan berkoordinasi dengan Kejagung serta keluarga.Per 21 Desember 2025, ia masih buron meski status tersangka sudah ditetapkan.
Petugas KPK yang ditabrak dilaporkan dalam kondisi stabil.

Tri Taruna Fariadi menjabat sebagai Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, hingga terlibat kasus OTT KPK.

Sebelumnya, ia pernah menjadi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) di Kejaksaan Negeri lain, menunjukkan karir bertahap di lingkungan kejaksaan.

Rekam jejaknya mencakup peran sebagai perantara pemerasan terhadap perangkat daerah, dengan dugaan penerimaan uang hingga Rp1,07 miliar pada 2025.

Riwayat Karir
  • Pernah menjabat Kasi Pidsus di Kejaksaan Negeri sebelum dipromosikan ke Kasi Datun HSU.

  • Berperan aktif dalam operasi penegakan hukum lokal, termasuk intelijen dan pemrosesan kasus korupsi.

Dalam OTT KPK, Tri Taruna bertindak sebagai perantara aliran suap dari camat dan kepala puskesmas ke Kajari HSU, menerima bagian signifikan.

KPK menetapkan tiga tersangka:

  • Albertus Parlinggoman Napitupulu (Kajari HSU), sudah ditahan.

  • Asis Budianto (Kasi Intel Kejari HSU), sudah ditahan.

  • Tri Taruna Fariadi (Kasi Datun Kejari HSU), masih buron dan sedang diburu.

OTT dilakukan KPK di HSU terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah seperti camat dan kepala puskesmas, dengan total Rp 804 juta hingga Rp 1,2 miliar.

Per 20-21 Desember 2025, Tri Taruna belum ditemukan meski KPK telah memanggilnya.Kejagung mencopot jabatan ketiga jaksa dan siap serahkan ke KPK jika tertangkap.Pasal sangkaan: Pasal 12 huruf e/f UU Tipikor jo KUHP. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Racun Makanan Pindah ke Kisaran, Puluhan Siswa Keracunan MBG dari Dapur Polres

15 September 2026 - 17:11 WIB

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Komite SMAN 1 Jombang Pasang Tarif Rp2,5 Juta, PMPP Rp165.000, Wali Murid: Bukan Sumbangan, tapi Paksaan

14 September 2026 - 21:38 WIB

Trending di News