Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Retno Marsudi: Integritas Fondasi Kehormatan Sejati

badge-check


					Retno Marsudi, Sumber Antikorupsikpk Perbesar

Retno Marsudi, Sumber Antikorupsikpk

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

JAKARTA, KREDONEWS.COM- Retno Marsudi, mantan Menteri Luar Negeri, melalui unggahan Instagram suaraantikorupsi.kpk sembilan minggu lalu menegaskan pentingnya integritas sebagai dasar penghormatan.

“Orang itu akan menghormati kita kalau kita itu memiliki integritas yang baik.”

Ia menjelaskan bahwa penghormatan semu sering muncul karena faktor kekuasaan atau kekayaan.

“Mungkin orang akan berpura-pura menghormati kita karena kita sedang memiliki power atau kita sedang kaya sekali, tapi tidak memiliki integritas.”

Menurut Retno, ujian sejati baru terasa ketika seseorang tidak lagi berada di puncak jabatan atau memiliki status sosial tinggi.

“Tesnya adalah pada saat Anda sudah bukan siapa-siapa, apakah orang itu akan tetap menghormati Anda karena Anda memiliki integritas? Dan jawabannya ternyata iya.”

Ia menutup dengan penegasan: “Jadi integritas itu adalah nilai di mana kita akan dilihat orang lain.”

Pesan ini menyoroti bahwa penghormatan sejati tidak bergantung pada kekuasaan atau kekayaan. Kekuasaan bisa hilang, harta bisa berkurang, tetapi integritas adalah nilai yang melekat dan menjadi tolok ukur bagaimana orang lain menilai kita.

Apa yang disampaikan oleh Retno menurut penulis bukan sekadar “jujur”, melainkan rekam jejak etis yang tak bisa dibeli oleh panggung kekuasaan.

Dalam konteks antikorupsi, integritas sering terdengar normatif. Namun, Retno menekankan hal yang lebih tajam: nilai seseorang baru teruji ketika ia tak lagi diuntungkan oleh sistem.

Artinya, integritas adalah bentuk keberanian sunyi keputusan bersih yang tetap diambil meski tidak memberi imbalan politik atau ekonomi.

Opini ini relevan di Indonesia, tempat figur publik sering kehilangan wibawa begitu jabatan berakhir karena hormat sebelumnya ternyata transaksional.

Retno menawarkan perspektif sebaliknya: hormat sejati adalah hormat yang tetap ada ketika keuntungan telah habis, bukan ketika sorotan masih menyala.

Contoh penguatannya bukan soal keberhasilan karier, tetapi tentang orang-orang yang tetap jadi rujukan moral setelah purna tugas yang namanya disebut bukan karena gelarnya, melainkan karena tidak pernah menukar keputusan dengan konsesi gelap

Dengan begitu, integritas adalah investasi reputasi paling mahal: lambat terlihat, tapi paling lama bertahan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Perlawanan/ Eksepsi atas Dugaan Penipuan Rp5 Miliar, Tuding Dakwaan Jaksa Kabur dan Minta Hakim Bebaskan Terdakwa

6 Juli 2026 - 22:43 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

1 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi Bertangan Dewa

29 Juni 2026 - 16:19 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Ketika Rumah Kebudayaan Menjadi Arena Perebutan Panggung

11 Mei 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fandi Ahmad Yani Beri Sangu Obat dan Vitamin untuk Ratusan Jamaah Haji Asal Kabupaten Gresik

3 Mei 2026 - 19:26 WIB

Trending di Headline