Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Ditemukan Masih Hidup di Peti Matinya

badge-check


					Wanita itu dibawa ke rumah sakit tak lama setelah ditemukan hidup. (Wat Rat Prakhong Tham via AP) Perbesar

Wanita itu dibawa ke rumah sakit tak lama setelah ditemukan hidup. (Wat Rat Prakhong Tham via AP)

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Seorang perempuan Thailand berusia 65 tahun mengejutkan staf kuil setelah ia ditemukan hidup di dalam peti matinya. ketika hendak dikremasi.

Wat Rat Prakhong Tham, sebuah kuil Buddha di provinsi Nonthaburi di pinggiran Bangkok, mengunggah video di halaman Facebook-nya, yang memperlihatkan seorang perempuan terbaring di dalam peti mati di belakang truk.

Ia terlihat sedikit menggerakkan tangan dan kepalanya, membuat staf kuil bingung.

Senin kemarin, Pairat Soodthoop, manajer urusan umum dan keuangan kuil, mengatakan kepada kantor berita The Associated Press, jika saudara laki-laki dari perempuan itu mengantarnya dari provinsi Phitsanulok untuk dikremasi.

Ia mengatakan mereka mendengar ketukan samar dari peti mati.

“Saya agak terkejut, jadi saya meminta mereka untuk membuka peti mati, dan semua orang terkejut,” katanya.

Menurut Pairat, laki-laki tersebut mengatakan jika saudara perempuannya sudah terbaring di tempat tidur selama sekitar dua tahun, ketika kesehatannya memburuk dan ia menjadi tidak responsif, hingga tampak berhenti bernapas dua hari yang lalu.

Saudara laki-laki itu kemudian menempatkannya di dalam peti mati dan melakukan perjalanan sejauh 500 kilometer ke sebuah rumah sakit di Bangkok, tempat perempuan itu sebelumnya menyatakan keinginannya untuk mendonorkan organ tubuhnya.

Pairat mengatakan pihak rumah sakit menolak tawaran saudara laki-laki tersebut karena ia tidak memiliki surat kematian resmi.

Kuilnya kemudian menawarkan layanan kremasi gratis, yang membuat pria itu datang ke kuil hari Minggu lalu, tetapi juga ditolak karena dokumen yang tidak lengkap.

Manajer kuil mengatakan, ketika ia sedang menjelaskan cara mendapatkan surat kematian, mereka mendengar ketukan, mereka kemudian memeriksanya dan melarikan perempuan itu ke rumah sakit terdekat.

Menurut Pairat, kepala biara mengatakan kuil akan menanggung biaya pengobatannya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional