Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Mobil Kecelakaan di Tol Bakter Berisi Puluhan Ribu Ekstasi Ditemukan Lencana Polri

badge-check


					Tangkapan layar video amatir temuan lencana Polri dalam mobil kecelakaan yang membawa sejumlah tas berisi ekstasi. (TikTok/CNR_24) Perbesar

Tangkapan layar video amatir temuan lencana Polri dalam mobil kecelakaan yang membawa sejumlah tas berisi ekstasi. (TikTok/CNR_24)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LAMPUNG – Kecelakaan mobil di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung, pada Kamis, 20 November 2025, mengungkap keberadaan puluhan ribu butir pil ekstasi di dalam kendaraan serta hilangnya pengemudi yang hingga kini belum ditemukan.

Polisi menyampaikan perkembangan terbaru pemeriksaan, termasuk kendala pemantauan CCTV dan dugaan penggunaan narkoba oleh pengemudi.

Kanit PJR Ditlantas Polda Lampung, Iptu Heriansyah, menjelaskan bahwa pemeriksaan awal menunjukkan sejumlah hambatan teknis, baik dalam pencarian pengemudi maupun penelusuran rekaman kamera pengawas.

Heriansyah menyebut polisi telah mengamankan rekaman CCTV, namun jarak pantau yang terlalu jauh dan minimnya pencahayaan membuat visual tidak dapat menangkap kejadian secara jelas.

“CCTV sudah kita pegang tapi enggak terdeteksi karena dia jaraknya jauh. Lokasi juga kurang pencahayaan,” ujar Heriansyah.

Ia mengungkapkan bahwa sebelum mobil tersebut ditemukan, petugas sebenarnya telah melaksanakan patroli pada pagi buta namun tidak melihat adanya kecelakaan ataupun aktivitas mencurigakan.

“Malam juga patroli jam 3 jam 4 patroli lewat itu enggak ada,” katanya.

Kondisi ini membuat polisi menduga bahwa insiden terjadi setelah waktu patroli atau pada rentang waktu yang sangat singkat sebelum mobil ditemukan.

Polisi juga menemukan alat hisap narkoba di dalam kendaraan, yang menimbulkan dugaan bahwa pengemudi sedang berada di bawah pengaruh zat terlarang saat kejadian.

“Diduga kecepatan, ngantuk atau dia mungkin lagi makai juga. Karena ada alat hisapnya di dalam,” tutur Heriansyah.

“Kita enggak menemukan lawannya, juga enggak menemukan korbannya,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota TNI dan Polri pada saat melakukan respons awal mendapati 34 bungkus plastik hitam berisi pil ekstasi di dalam mobil bernomor polisi Bandung tersebut.

Video amatir yang beredar memperlihatkan enam tas yang diduga berisi puluhan ribu butir ekstasi tercecer di sekitar lokasi kecelakaan.

Barang bukti yang terserak di area kejadian didominasi oleh paket-paket berisi pil narkotika.

Selain pil ekstasi, dalam rekaman video juga tampak sebuah lencana Polri, meski belum dipastikan keterkaitannya dengan pelaku.

Tidak ditemukan tanda-tanda jejak darah, benturan fisik, maupun indikasi bahwa pengemudi kabur dalam kondisi luka berat.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

ESDM Pastikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tidak Akan Naik

11 Juni 2026 - 19:59 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Beras dan Minyak Kompak Naik

11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Peternak Telur Sambut Positif Penguatan HAP Rp 26.500 per Kg

10 Juni 2026 - 15:09 WIB

Anies, AHY, dan Jokowi Kembali Aktif Saat Prabowo Hadapi Tantangan

9 Juni 2026 - 19:23 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Harga Telur Anjlok, Pemprov Jatim dan BGN Tingkatkan Porsi Telur di MBG

9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Telkom Restrukturisasi Bisnis, 12–14 Anak Perusahaan Akan Ditutup

9 Juni 2026 - 18:47 WIB

Cadangan Devisa Susut Rp23 Triliun, BI Intervensi Jaga Rupiah

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Trending di Nasional