Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, LAMPUNG – Kecelakaan mobil di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung, pada Kamis, 20 November 2025, mengungkap keberadaan puluhan ribu butir pil ekstasi di dalam kendaraan serta hilangnya pengemudi yang hingga kini belum ditemukan.
Polisi menyampaikan perkembangan terbaru pemeriksaan, termasuk kendala pemantauan CCTV dan dugaan penggunaan narkoba oleh pengemudi.
Kanit PJR Ditlantas Polda Lampung, Iptu Heriansyah, menjelaskan bahwa pemeriksaan awal menunjukkan sejumlah hambatan teknis, baik dalam pencarian pengemudi maupun penelusuran rekaman kamera pengawas.
Heriansyah menyebut polisi telah mengamankan rekaman CCTV, namun jarak pantau yang terlalu jauh dan minimnya pencahayaan membuat visual tidak dapat menangkap kejadian secara jelas.
“CCTV sudah kita pegang tapi enggak terdeteksi karena dia jaraknya jauh. Lokasi juga kurang pencahayaan,” ujar Heriansyah.
Ia mengungkapkan bahwa sebelum mobil tersebut ditemukan, petugas sebenarnya telah melaksanakan patroli pada pagi buta namun tidak melihat adanya kecelakaan ataupun aktivitas mencurigakan.
“Malam juga patroli jam 3 jam 4 patroli lewat itu enggak ada,” katanya.
Kondisi ini membuat polisi menduga bahwa insiden terjadi setelah waktu patroli atau pada rentang waktu yang sangat singkat sebelum mobil ditemukan.
Polisi juga menemukan alat hisap narkoba di dalam kendaraan, yang menimbulkan dugaan bahwa pengemudi sedang berada di bawah pengaruh zat terlarang saat kejadian.
“Diduga kecepatan, ngantuk atau dia mungkin lagi makai juga. Karena ada alat hisapnya di dalam,” tutur Heriansyah.
“Kita enggak menemukan lawannya, juga enggak menemukan korbannya,” ujarnya.
Sebelumnya, anggota TNI dan Polri pada saat melakukan respons awal mendapati 34 bungkus plastik hitam berisi pil ekstasi di dalam mobil bernomor polisi Bandung tersebut.
Video amatir yang beredar memperlihatkan enam tas yang diduga berisi puluhan ribu butir ekstasi tercecer di sekitar lokasi kecelakaan.
Barang bukti yang terserak di area kejadian didominasi oleh paket-paket berisi pil narkotika.
Selain pil ekstasi, dalam rekaman video juga tampak sebuah lencana Polri, meski belum dipastikan keterkaitannya dengan pelaku.
Tidak ditemukan tanda-tanda jejak darah, benturan fisik, maupun indikasi bahwa pengemudi kabur dalam kondisi luka berat.**











