Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

166 Kali Gempa Susulan Guncang Sumenep Pascagempa M 6,5, Warga Diminta Waspada

badge-check


					Rumah warga Sapudi hancur Perbesar

Rumah warga Sapudi hancur

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Kamis (2/10/2025) pukul 11.49 WIB, wilayah Sumenep, Jawa Timur, telah diguncang 166 kali gempa susulan pascagempa utama berkekuatan magnitudo 6,5 yang terjadi di Pulau Sapudi pada Selasa (30/9/2025).

Direktur Gempa dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, gempa susulan tersebut bervariasi dengan magnitudo (M) antara 1,9 hingga 4,4. Meski masih terjadi, tren aktivitas susulan menunjukkan penurunan signifikan dari hari pertama hingga hari ketiga setelah gempa utama.

“Total ada 166 kali gempa susulan yang terpantau hingga siang ini. Polanya semakin menurun, baik dari segi frekuensi maupun kekuatannya, sehingga masyarakat diharapkan tetap tenang namun tetap waspada,” kata Daryono, Kamis (2/10/2025).

Berdasarkan grafik distribusi BMKG, tercatat 77 kali gempa susulan terjadi pada rentang enam jam pertama setelah gempa utama, kemudian menurun menjadi 40 kali pada periode berikutnya. Aktivitas terus berkurang hingga Kamis pagi hanya tersisa 4 kali dalam kurun enam jam terakhir.

Daryono menegaskan, fenomena gempa susulan merupakan hal alamiah setelah gempa besar. Meskipun tren melemah, warga diminta untuk tidak kembali ke bangunan yang sudah retak atau rusak karena berpotensi roboh bila diguncang susulan.

“BMKG terus memantau kondisi seismik di Sumenep dan sekitarnya. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal BMKG agar masyarakat tidak termakan isu atau hoaks,” ujarnya.

Sementara itu, tim gabungan BNPB, BPBD, TNI-Polri, dan relawan masih melakukan evakuasi, pendataan kerusakan, serta distribusi bantuan bagi warga terdampak di Pulau Sapudi.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cadangan Beras 5,1 Juta Ton, Aman Hadapi El Nino

26 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Anggaran Hampir Rp 7 T, Purbaya Kecewa Data DTSEN Morat-marit

26 Agustus 2026 - 18:42 WIB

43.805 Warga RI Kena PHK, Buruh dan Pengusaha Ungkap Hal Tak Terduga

25 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Naik, Antam Tembus Rp2.810.000 per Gram

25 Agustus 2026 - 17:13 WIB

GIIAS Surabaya 2026 Siap Digelar, Ini Daftar Pesertanya

24 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Investasi Jatim Semester I/2026 Tembus Rp72,7 Triliun, Hong Kong Rajai PMA

24 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BPOM Atur Kemasan Pangan, Pengusaha Wajib Pastikan Plastik Aman

24 Agustus 2026 - 19:03 WIB

YLKI Peringatkan Potensi Kerugian Konsumen Akibat Rencana Pembatasan Pertalite

23 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Temuan Uang Palsu di BSD Rp36 M: Kasat Mata Mirip Rupiah Asli

23 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Trending di Nasional