Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

50-70 Kapal Perang China Provokasi Taiwan, PD III Diambang Pintu

badge-check


					Provokasi rutin dilakukan Tiongkok Perbesar

Provokasi rutin dilakukan Tiongkok

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-China mengerahkan dua kelompok kapal induk dan puluhan kapal di perairan utara dan selatan Taiwan. Sebanyak 70 kapal China, termasuk kapal angkatan laut, dipantau dari Laut Kuning hingga Laut Cina Selatan (LCS) dari tanggal 1-27 Mei.

Hal ini terungkap dari pernyataan pejabat keamanan yang tidak mau disebutkan namanya Senin (2/6/2025). Presiden Xi Jinping sendiri terus meningkatkan tekanan militer terhadap pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu.

“Tindakan militer dan aktivitas zona abu-abunya mencakup pengerahan skala besar di seluruh rantai pulau, yang melibatkan tekanan maksimum yang komprehensif,” kata pejabat keamanan tersebut dalam pernyataan yang dirilis.

“Rata-rata, ada antara 50 hingga 70 kapal angkatan laut dan kapal pemerintah serta ratusan serangan mendadak oleh berbagai pesawat militer yang terus-menerus melakukan operasi pelecehan,” jelasnya.

Beberapa kapal China dilaporkan melewati Selat Miyako ke Samudra Pasifik Barat untuk pelatihan jarak jauh. Termasuk latihan gabungan udara-laut.

Sebanyak 30 kapal China lainnya tanpa nama, dokumentasi, atau pelabuhan pendaftaran terdeteksi di dekat kepulauan Penghu Taiwan di Selat Taiwan pada 19 Mei. Sementara total 75 pesawat China terlibat dalam tiga “patroli kesiapan tempur” di dekat pulau tersebut selama bulan tersebut.

“Sengaja dikirim untuk mengganggu,” katanya lagi.

Dalam pernyataan sama, pejabat keamanan Taiwan mengatakan kegiatan China pada bulan Mei “lebih provokatif” daripada yang diamati sebelumnya.

Dalam satu insiden, Tokyo dan Beijing saling melontarkan protes diplomatik dengan menuduh satu sama lain “melanggar” wilayah udara nasional, setelah helikopter dan kapal penjaga pantai China berhadapan dengan pesawat Jepang di sekitar pulau yang disengketakan.

“Tindakan China tersebut merupakan demonstrasi “ekspansi militer” dan ditujukan untuk mengendalikan “seluruh rantai pulau dan meningkatkan kemampuan mereka”, kata pejabat tersebut.

Pengerahan pasukan China bertepatan dengan pidato Presiden Taiwan Lai Ching-te pada tanggal 20 Mei yang menandai tahun pertamanya menjabat. Pidato disampaikan menjelang forum keamanan tahunan di Singapura pada akhir pekan.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan dalam Dialog Shangri-La di Singapura bahwa China secara meyakinkan tengah mempersiapkan penggunaan kekuatan militer untuk mengacaukan keseimbangan kekuatan di Asia. Perlu diketahui, China tidak mengirimkan Menteri Pertahanan Dong Jun ke pertemuan puncak itu, memperingatkan Washington “tidak boleh bermain api”.

Sebelumnya Profesor dari University of Tennessee, Krista Wiegand, menyebutkan bahwa ‘bom waktu’ Perang Dunia Ketiga (PD 3) berada di dekat Indonesia. Hal ini diungkapkannya dalam sebuah wawancara bersama FreightWaves, akhir 2024 lalu.

Ia menyebutkan bahwa bom waktu PD 3 ada di LCS misalnya. China diketahui telah mengklaim hampir seluruh wilayah LCS selama beberapa dekade dan membuatnya bersitegang dengan banyak negara ASEAN seperti Filipina, Vietnam, Taiwan, dan Brunei, termasuk Indonesia di Natuna Utara.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News