Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

5 Kelompok Orang yang Tak Dianjurkan Minum Matcha

badge-check


					Matcha juga berinteraksi dengan obat Perbesar

Matcha juga berinteraksi dengan obat

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Popularitas matcha sedang meroket. Hampir setiap cafe kini menyediakan opsi minuman dari bubuk teh hijau khas Jepang tersebut. Bahkan, saking populernya matcha, stoknya mulai langka di Jepang sehingga harganya mulai merangkak naik.

Menurut ahli gizi Lacey Dunn, matcha memang menawarkan berbagai manfaat seperti menenangkan pikiran, meningkatkan fungsi otak, hingga mendukung kesehatan jantung dan pencernaan. Kendati begitu, kandungan kafein di dalamnya bisa menjadi bumerang bagi sebagian orang.

“Matcha bisa menyebabkan kecemasan, susah tidur, mudah marah, atau sakit kepala bagi mereka yang sensitif terhadap kafein,” ujar Dunn seperti dikutip EatingWell, Jumat (15/5/2025).

Meski jumlah kafeinnya lebih rendah dibanding kopi, efeknya bisa lebih lama bertahan karena adanya L-theanine, asam amino yang memberi efek relaksasi sekaligus meningkatkan fokus. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, kombinasi ini tetap bisa memicu ketegangan dan gangguan tidur.

Konsumsi matcha dalam dosis tinggi juga dapat mempengaruhi fungsi hati dan proses detoksifikasi dalam tubuh. Risiko ini terutama meningkat jika matcha dikonsumsi dalam bentuk suplemen teh hijau dosis tinggi. Dunn pun mengingatkan, matcha juga bisa berinteraksi dengan beberapa jenis obat.

“Kalau kamu punya kondisi medis tertentu atau sedang dalam pengobatan, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum rutin mengkonsumsi matcha,” ujarnya.

Berikut adalah kelompok yang tidak direkomendasikan minum matcha:

–  Orang yang memiliki gangguan tidur
– Orang yang memiliki masalah fungsi hati
– Orang yang sensitif terhadap kafein
– Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah
– Orang yang punya masalah terhadap penyerapan zat besi

Meskipun ada efek samping, bukan berarti matcha harus dihindari sepenuhnya. Dalam jumlah yang wajar, matcha tetap menawarkan berbagai manfaat kesehatan seperti, menurunkan stres berkat L-theanine yang membantu meningkatkan hormon serotonin dan GABA.

Selain itu kombinasi L-theanine dan kafein mampu meningkatkan fokus tanpa rasa gelisah seperti kopi sehingga meningkatkan daya ingat. Matha juga mendukung kesehatan jantung karena kandungan antioksidan jenis katekin yang bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah.

Matcha juga bisa melawan radikal bebas dengan kandungan EGCG (epigallocatechin gallate) yang diyakini bisa menurunkan risiko kanker dan peradangan otak. Juga, bisa menstabilkan gula darah dengan kandungan quercetin dalam matcha membantu mengatur sensitivitas insulin hingga mendukung pencernaan, sebab EGCG juga bermanfaat untuk menyeimbangkan mikrobiota usus.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Trending di Life Style