Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Walt Disney dan Warner Bros Ketar-ketir, Cina akan Melarang Seluruh Tayangan Film dari Amerika

badge-check


					Berawal dari kebijaksanaan tarif ekspor impor yang dirilis Presiden Donald Trump, kini sudah mulai merembet jadi perang dagang antara AS-Cina. Instagram@ctd_insider Perbesar

Berawal dari kebijaksanaan tarif ekspor impor yang dirilis Presiden Donald Trump, kini sudah mulai merembet jadi perang dagang antara AS-Cina. Instagram@ctd_insider

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BEIJING– Pemerintah Tiongkok berencana melarang penayangan semua film dari Amerika Serikat sebagai tindakan balasan terhadap kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump. Tarif tersebut telah meningkat dari 104% menjadi 125% dan mulai berlaku pada 9 April 2025.

Rencana pelarangan ini diungkapkan oleh dua blogger berpengaruh, Liu Hong dan Ren Yi, yang memiliki kedekatan dengan pemerintah Cina. Mereka menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari respons terhadap kebijakan tarif yang dianggap merugikan Cina.

Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Cina mengenai pelarangan ini, jika dilaksanakan, hal ini akan berdampak signifikan pada industri film Hollywood yang sangat bergantung pada pasar China.

Industri film AS telah menghasilkan pendapatan besar dari Cina, dengan film-film Hollywood meraup sekitar $585 juta pada tahun 2024, yang berkontribusi sekitar 3,5% dari total box office negara tersebut.

Kehilangan akses ke pasar Cina dapat menjadi tantangan serius bagi studio-studio film AS, terutama mengingat meningkatnya permintaan untuk film domestik di Cina.

Pemerintah China menegaskan bahwa mereka akan mengambil langkah tegas untuk melindungi kepentingan nasional mereka dalam menghadapi kebijakan perdagangan yang dianggap merugikan.

Industri film Hollywood sangat khawatir bahwa pelarangan ini akan menjadi pukulan berat bagi mereka, mengingat film-film AS meraih pendapatan sekitar $585 juta (Rp 9,85 triliun) Cina pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pasar Cina bagi keberlangsungan finansial banyak studio film.

Saham perusahaan-perusahaan hiburan besar seperti Walt Disney Co, Paramount Global, dan Warner Bros Discovery Inc mengalami penurunan dalam pra-pembukaan pasar setelah berita tentang potensi larangan tersebut muncul. Ini menunjukkan dampak langsung dari ketegangan perdagangan terhadap nilai pasar mereka.

Beberapa eksekutif industri film mengungkapkan keprihatinan bahwa langkah ini dapat mengurangi dukungan penonton domestik di China terhadap film-film AS. Mereka mencatat bahwa tindakan pemerintah AS yang dianggap proteksionis dapat memperburuk situasi ini.

Strategi Jangka Panjang: Hollywood mungkin perlu mempertimbangkan strategi baru untuk beradaptasi dengan perubahan ini.

Dengan semakin ketatnya kontrol pemerintah Cina terhadap film asing, termasuk pembatasan jumlah film yang diperbolehkan tayang, studio-studio mungkin harus mencari cara alternatif untuk menjangkau audiens Cina.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Jombang Luncurkan Aplikasi PRIME 169: Pangkas Birokrasi dan Pengawasan

13 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Festival Gambus Misri Muncul di Sumobito setelah 40 Tahun Menghilang

11 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pusoko Jadi Kades Antar Waktu Sumberteguh Kudu

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Trending di News