Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Tiga Hari Berkabung Nasional: Mantan Wapres RI Try Sutrisno Tutup Usia 90 Tahun

badge-check


					Mantan Wakil Presiden RI, Jenderal (Purn) Try Sutrisno, wafat di RSCM, Senin pagi, 2 Maret 2026. Indonesia memasuki masa berkabung nasional selama 3 hari ( 2-4 Maret 2026) kibarkan bendera Merah Putih Setengah Tiang. Foto: kabarpena.co Perbesar

Mantan Wakil Presiden RI, Jenderal (Purn) Try Sutrisno, wafat di RSCM, Senin pagi, 2 Maret 2026. Indonesia memasuki masa berkabung nasional selama 3 hari ( 2-4 Maret 2026) kibarkan bendera Merah Putih Setengah Tiang. Foto: kabarpena.co

Penulis: Tanasyafira L. Tirani | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Mantan Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 06.58 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Pemerintah telah mengeluarkan surat edaran resmi terkait Hari Berkabung Nasional selama 3 hari, 2-4 Maret 2026, atas wafatnya Try Sutrisno.

Ia dirawat di RSPAD sejak 16 Februari 2026 dan sempat ditangani di Ruang CICU akibat penurunan kondisi kesehatan.

Surat edaran berkabung nasional selama tiga hari. Foto: ist

Jenazah dimandikan di rumah duka RSPAD, kemudian dibawa ke rumah duka Jalan Purwakarta No. 6, Menteng, Jakarta Pusat untuk disemayamkan; pemakaman direncanakan di TMP Kalibata.

Keterangan Keluarga

Keluarga menyatakan Try Sutrisno tidak menderita penyakit serius atau tertentu sebelum wafat; kondisinya menurun karena usia lanjut (90 tahun).

Mendiang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto sejak 16 Februari 2026 akibat selera makan menurun, susah minum, dan dehidrasi, dengan kondisi naik-turun.

Pada 2008, ia pernah mengalami transient ischemic attack (penyempitan pembuluh darah otak) yang memerlukan perawatan ICU.

Pernyataan KeluargaTaufik menjelaskan bahwa Try Sutrisno tidak memiliki penyakit khusus yang signifikan sebelum wafat, melainkan kondisi menurun karena usia lanjut (90 tahun), termasuk penurunan kemampuan pernapasan.

Mendian dirawat di RSPAD sejak 16 Februari 2026 karena selera makan menurun, susah minum, dan dehidrasi; kondisi naik-turun meski tim medis berupaya maksimal.

“Bapak karena memang sudah tua, semuanya pasti menurun… Alhamdulillah, Bapak tidak mengalami sakit yang berkepanjangan,” ujar Taufik. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Diduga Peras Warga Terkait Judol, Dua Oknum Polisi Diamuk Warga di Gresik

17 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Insiden di Rolak 9 Sidoarjo, Motor Sudah Ditemukam tapi Korban Masih Hilang

17 Agustus 2026 - 16:00 WIB

ASN Wonosobo Sembunyikan 600 Kartu PKH dan Kuasai Uang Bansos 2018-2026

17 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Update Gempa Flores: 47 Korban Tewas, 5.000 Orang Mengungsi

16 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Dapur SPPG Puri Mojokerto Meledak dan Terbakar, 5 Orang Terluka

16 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Massa Pesilat Serang Desa Plumbon Gambang, Dua Warga Lukaluka Kaca Mobil Kades Pecah

16 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Gempa Mag 7,7 Guncang Flores, Pemerintah: Waspadai Tsunami

15 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Iran Mampu Bikin Dunia Krisis Teknologi bagi Dunia: Helium dan Hormuz

14 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Presiden Resmikan Jembatan Garuda Carangwulung Bersama 3.395 Jembatan di Indonesia

14 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Trending di News