Menu

Mode Gelap

News

Terjebak dalam Kamar Dua ART Tewas, Insiden Kebakaran di Jl. Adityawarman Jombang

badge-check


					Pasukan Damkar dan PBBD Pemkab Jombang melakukan dan evakuasi korban dari rumah kebakaran di Jl. Adityawarman, Jombang, Sabtu dini hari 18 April 2026. Foto: selalu.id Perbesar

Pasukan Damkar dan PBBD Pemkab Jombang melakukan dan evakuasi korban dari rumah kebakaran di Jl. Adityawarman, Jombang, Sabtu dini hari 18 April 2026. Foto: selalu.id

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG— Kebakaran melanda rumah dua lantai milik pasangan suami istri Tomi Yulianto (43) di Jalan Adityawarman No. 87, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Jawa Timur, pada Jumat malam 18 April 2026 lalu berakhir tragis.

Dua asisten rumah tangga (ART) dikonfirmasi meninggal dunia, yakni Maya (23) asal Bareng dan Sri Endah/Sri Indah (33) asal Jogoroto. Maya (23), berasal dari Bareng, ditemukan dalam keadaan sudah meninggal di kamar/bagian dalam rumah, tepat di lokasi kebakaran, tanpa sempat berhasil dievakuasi hidup‑hidup.

Sri Endah/Sri Indah semula  berhasil dievakuasi dalam keadaan kritis dan langsung dilarikan ke RSUD Jombang. Ia mengalami gangguan paru-paru akibat paparan asap tebal dan menjalani perawatan intensif. Namun, sekitar pukul 10.30 WIB, Sabtu (18/4/2026), ia dinyatakan meninggal dunia, sehingga jumlah korban meninggal dalam peristiwa kebakaran tersebut menjadi dua orang.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.58 WIB, saat semua penghuni rumah tengah tidur. Warga sekitar terlebih dulu mencium bau aneh dan melihat kepulan asap tebal dari bagian kamar pembantu.

Dari arah rumah terdengar beberapa kali suara ledakan kecil, namun kobaran api tidak tampak besar dari luar karena segera tertutup asap yang mengepul dari bagian bawah rumah.

Saat kejadian, terdapat tujuh orang di dalam rumah, termasuk sepasang suami istri penghuni, dua ART, dan beberapa anggota keluarga lainnya. Namun, pintu rumah terkunci dari dalam sehingga mereka sempat terjebak di dalam dan tidak bisa langsung keluar. Asap yang sangat pekat memenuhi ruangan, membuat para korban sulit bernapas.

Petugas Damkar Jombang yang menerima laporan pukul 23.58 WIB segera menerjunkan satu unit pemadam kebakaran mobil. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 00.05 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta upaya evakuasi. Karena pintu rumah tertutup rapat, petugas terpaksa menjebol pintu untuk dapat masuk ke dalam bangunan.

Maya, ART yang bertugas di rumah tersebut, ditemukan meninggal di kamar bagian atas. Sementara itu, ia mati karena terlalu banyak menghirup asap panas yang beracun hingga mengalami kehabisan oksigen.

Tubuhnya tidak menunjukkan luka bakar yang serius, namun kondisi di dalam rumah sangat parah dengan asap yang menutupi seluruh ruangan.

Kapolsek

Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono, menjelaskan bahwa kedua ART meninggal dunia diduga kuat karena terlalu banyak menghirup asap panas yang mengepul dari korsleting arus listrik pada kabel atau unit AC di ruang tengah bagian bawah rumah.

“Kondisi rumah yang tertutup dan asap tebal membuat mereka sulit keluar. Keduanya tidak terbakar secara langsung, namun tubuh mereka terkena dampak asap beracun yang sangat pekat,” ungkap AKP Edy.

Polisi dan tim gabungan dari Inafis Satreskrim Polres Jombang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Selain itu, polisi juga menegaskan bahwa keluarga korban dan penghuni rumah lainnya berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka bakar yang serius.

Warga sekitar mengungkapkan kejadian tersebut sangat mencekam. Mereka sempat mendengar suara ledakan kecil dan melihat kepulan asap yang mengepul dari bagian kamar ART. Api sendiri tidak besar, namun asap yang sangat tebal membuat suasana di dalam rumah menjadi gelap dan sulit ditembus cahaya.

Kebakaran rumah di Kaliwungu Jombang ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik, terutama di area kamar tidur dan ruang keluarga.

Petugas Damkar juga menegaskan bahwa keberadaan kunci darurat dan jangkauan yang mampu sangat penting untuk menyelamatkan nyawa saat terjadi kebakaran.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah kejadian ini murni kecelakaan akibat korsleting listrik atau ada faktor lain yang ikut berperan.

Keluarga korban dan masyarakat sekitar masih terus berduka atas kepergian Maya dan Sri Endah/Sri Indah, yang menjadi korban tragedi malam mencekam di tengah kota Jombang. **

 

 

  • Rumah 2 lantai itu dihuni tujuh orang , termasuk dua ART (Maya dan Sri Endah) dan keluarga pemilik rumah.

  • Api awalnya tidak besar tetapi asap sangat tebal dan pintu rumah terkunci , sehingga semua orang sulit keluar.

2. Keadaan Maya

  • Maya (23), ART asal Bareng, terjebak di dalam rumah , khususnya di kamar/area lantai atas, dan sempat tidak bisa keluar karena jalan keluar tertutup asap.

  • Ia ditemukan meninggal di lokasi kejadian , karena tubuhnya terlalu banyak menghirup asap beracun hingga kehabisan oksigen, bukan karena luka bakar yang serius.

3. Keadaan Sri Endah/Sri Indah

  • Sri Endah/Sri Indah (33), ART asal Jogoroto, sempat dievakuasi keluar dalam keadaan lemas dan bernapas tersengal‑sengal karena asap.

  • Ia langsung dilarikan ke RSUD Jombang dalam kondisi kritis, namun paru‑parunya rusak karena terlalu banyak menghirup asap panas, dan akhirnya meninggal sekitar pukul 10.30 WIB pada hari berikutnya.

4. Penyebab secara umum menurut polisi

  • Kapolsek Jombang AKP Edy Widoyono menyatakan kedua ART tersebut meninggal karena terlalu banyak menghirup asap di dalam rumah yang terkunci, bukan karena tubuh mereka terbakar habis.

Jadi, kata “terbakar” di sini lebih tepat diartikan sebagai menjadi korban kebakaran melalui paparan asap, bukan karena tubuh mereka terbakar secara ekstrem.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cekcok Lalu Lintas Pukul Bocah dan Rampas Kunci Motor, Polisi Jemput Inge Marita di Rumah Kerabat Pandaan

19 April 2026 - 13:13 WIB

Ngronggo Kediri Digemparkan Kejadian Penculikan Anak dan Penganiayaan Cucu Hingga Tewas

19 April 2026 - 12:51 WIB

Harga Baru BBM Non Subsidi Per 18 April 2026: Pertamina DEX Rp23.900/ Liter

18 April 2026 - 16:15 WIB

Donasi Kemanusiaan Warga Indonesia untuk Iran Rp 9 Miliar Lebih per 14 April 2026

18 April 2026 - 15:33 WIB

BGN Bayar ke Unhan Rp1,52 M secara Swakelola untuk Beli Semir dan Sikat untuk SPPI

18 April 2026 - 10:38 WIB

Alam Kurniawan Saksi Kebakaran Gudang Peralatan SMPN 2 Sumobito, Kerugian Ditaksir Rp 10 Juta

18 April 2026 - 08:40 WIB

Mafia Izin Pertambangan, Kejati Meringkus Tiga Pejabat Utama ESDM Pemprov Jatim

17 April 2026 - 23:23 WIB

24 Jam Operasi SAR Evakuasi 8 Jenazah, Korban Helikopter Jatuh di Hutan Tapang Tingan Sekadau

17 April 2026 - 22:42 WIB

Jaga Stabilitas dan Ketertiban, FPII Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 18:38 WIB

Trending di News