Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Tendangan Brutal Hilmi ke Dada Firman Nugraha, Perseta Vs Putra Jaya Pasuruan Berakhir 7-2

badge-check


					Luar biasa keras tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan  bernama Muhammad Hilmi (jersey kuning) mengarahkan tendangan keras ke dada pemain Perseta, Firman Nugraha (jersey hijau), hingga korban terkapar dan perlu ditandu keluar untuk mendapat perawatan medis. Foto: Instagram@portaljtv Perbesar

Luar biasa keras tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan bernama Muhammad Hilmi (jersey kuning) mengarahkan tendangan keras ke dada pemain Perseta, Firman Nugraha (jersey hijau), hingga korban terkapar dan perlu ditandu keluar untuk mendapat perawatan medis. Foto: Instagram@portaljtv

Penulis:  Sri Muryanto |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, BANGKALAN- Inilah aksi sepak bola paling brutal di awal 2026. Terjadi pada saat pertandingan Liga 4 Jatim  antara  Perseta 1970 Tulungagung melawan Putra Jaya Pasuruan.

​Dalam perebutan bola di dekat garis tengah, pemain Putra Jaya bernama Muhammad Hilmi (jersey kuning) melayangkan tendangan keras ke dada pemain Perseta, Firman Nugraha (jersey hijau), hingga korban terkapar dan perlu ditandu keluar untuk mendapat perawatan medis.​

Firman Nugraha sempat dibawa ke ambulans dan rumah sakit untuk pemeriksaan setelah dadanya terlihat memar akibat pul sepatu lawan.​

Pelatih Perseta kemudian memastikan Firman dalam kondisi sehat dan sudah kembali bergabung dengan tim usai insiden tersebut.​

Wasit langsung memberikan kartu merah kepada Muhammad Hilmi karena tindakan yang dinilai sebagai kekerasan jelas, bukan sekadar tekel terlambat.​

Komisi Disiplin PSSI Jatim disebut menyiapkan hukuman berat, meski detail hukuman tambahan untuk Hilmi belum dipublikasikan saat insiden ini pertama kali ramai diberitakan.​

Saat insiden terjadi, Perseta 1970 Tulungagung sudah unggul jauh; laporan menyebut skor akhir laga menjadi 7–2 untuk Perseta.​

Beberapa pemain Perseta sempat bereaksi emosional dan mengejar Hilmi, tetapi rekan-rekan dari Putra Jaya menenangkan situasi dan menjauhkan Hilmi dari kerumunan untuk mencegah keributan meluas.​

Rekaman insiden berasal dari siaran langsung di kanal YouTube PSSI Jawa Timur dan kemudian dipotong menjadi cuplikan pendek yang ramai beredar di media sosial.​

Publik banyak mengecam aksi tersebut sebagai tindakan tidak sportif dan membahayakan nyawa, sekaligus mendorong agar kompetisi amatir dan semi-profesional diawasi lebih ketat soal disiplin pemain.​

Kalau Anda ingin, bisa dijelaskan juga regulasi resmi soal kekerasan dalam Laws of the Game dan jenis hukuman yang biasanya dijatuhkan untuk insiden seperti ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Diduga Keracunan MBG, Sekitar 100 Siswa SD di Cirebon Masuk Rumah Sakit

21 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Arumi Bachin Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari, Kunjungi 3 Rumah Manik di Plumbon Gambang

20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Hari Purnomo: Koperasi di Jombang Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 168 UMK Naik Kelas

20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Trending di News