Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Prabowo Targetkan Kredit Rp400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga pada 2027

badge-check


					Presiden Prabowo secara keran mengingatkan jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, birokrat bahwa koruptor adalah bajingan, saat meresmikan 5 bendungan di Lombok dan NTB, Jumat 10 Juli 2026. Foto: setneg Perbesar

Presiden Prabowo secara keran mengingatkan jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, birokrat bahwa koruptor adalah bajingan, saat meresmikan 5 bendungan di Lombok dan NTB, Jumat 10 Juli 2026. Foto: setneg

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Prabowo Subianto Presiden RI menargetkan penyaluran kredit produktif untuk usaha rakyat mencapai Rp400 triliun pada 2027. Program itu ditujukan ke sekitar 28 juta keluarga, terutama masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha.

Sasarannya meliputi petani, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat berpenghasilan rendah di pedesaan maupun perkotaan. Pemerintah juga akan memprioritaskan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk daerah terpencil yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan.

“Di tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita, Insyaallah terwujud, saya ingin menyalurkan Rp400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan, dan di daerah-daerah terpencil, dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan (untuk, red.) mereka yang berpenghasilan rendah,” kata Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026) dikutip Antara.

Prabowo memperkirakan program tersebut dapat memberikan manfaat kepada sekitar 100 juta penduduk Indonesia jika menghitung seluruh anggota keluarga penerima.

“Ini nanti sasarannya kurang lebih 28 juta keluarga, kalau dengan istri dan anak, itu berarti dikali 4, kurang lebih 100 juta rakyat kita. Itu kemampuan kita sekarang,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan akses pembiayaan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat perekonomian masyarakat, terutama mereka yang menggantungkan penghasilan dari pertanian, perikanan, perdagangan, dan usaha kecil.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga harus dirasakan langsung melalui peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat.

“Kekuatan ekonomi bangsa yang sesungguhnya harus dirasakan oleh rakyat secara nyata, oleh petani di desa-desa, oleh nelayan di pesisir, oleh pedagang di pasar-pasar, oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, oleh ibu-ibu yang berjuang membantu ekonomi keluarganya,” katanya.

Prabowo juga mengingatkan jajaran pemerintah agar kesejahteraan masyarakat tidak berhenti sebagai slogan.

“Arti sesungguhnya dari kesejahteraan adalah bahwa penghasilan rakyat secara real, secara nyata, harus meningkat. Bahwa, setiap keluarga harus memiliki daya beli yang nyata. Ini yang sedang kita perjuangkan. Ini garis kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyerahkan secara simbolis akad kredit atau pembiayaan produktif senilai Rp53,15 triliun. Pembiayaan itu telah disalurkan kepada 2.106.401 debitur selama periode Agustus hingga Oktober 2026 melalui 343 lembaga jasa keuangan.

Para penerima pembiayaan terdiri atas pelaku UMKM, petani, nelayan, serta masyarakat yang menjalankan berbagai kegiatan usaha produktif. Prabowo juga mengapresiasi kerja kementerian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pemerintah daerah dalam memperluas akses keuangan masyarakat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu, Pelemahan Berlanjut Empat Hari Berturut-turut

23 Oktober 2026 - 19:25 WIB

IHSG Hari Ini: Naik 3 Hari Beruntun, Terbaik Asia

22 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Harga Cabai Rawit Terbang Jadi Rp150.000 per Kg

21 Oktober 2026 - 19:32 WIB

DP 0% Rumah dan Kendaraan Lanjut 2027

21 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Pemerintah Tanggung 100% PPN Tiket Pesawat Libur Nataru

21 Oktober 2026 - 19:01 WIB

ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

20 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Berada di Zona Hijau, IHSG Kembali ke Level 5.000an hingga Jeda Siang Perdagangan

20 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Karhutla Mengancam hingga 2027, Ambil Langkah Konkret

20 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trending di Nasional