Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Polda Jatim Tangkap Pelaku Mutilasi Uswatun, Kepala Ditemukan di Trenggalek Kaki di Ponorogo

badge-check


					Mulai dari temuan jasad  di Ngawi, ternyata korban mutilasi, diindentidikasi bernama Uswanun Khasanah, 29, warga Garum Blitar. Kini polisi sudah menangkap tersangka pelaku, tak lain adalah suami siri korban warga Tulungagung. instagram@majeliskopi88 Perbesar

Mulai dari temuan jasad di Ngawi, ternyata korban mutilasi, diindentidikasi bernama Uswanun Khasanah, 29, warga Garum Blitar. Kini polisi sudah menangkap tersangka pelaku, tak lain adalah suami siri korban warga Tulungagung. instagram@majeliskopi88

Penulis: Syaifudin   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, NGAWI– Tim Rekrim Polda Jatim berhasil mengungkap sekaligus menangkap  tersangka kasus mutilasi kepada korban Uswatun Khasanah, 29, sekaligus menemukan potongan kpada dan kaki korba secara lengkap.

Kombes Farman, Dirreskrimum Polda Jatim, mengungkapkan telah menangkap tersangka pelaku berinisial A. Saat diinterogasi pria tersangka itu  mengaku statusnya sebagai suami siri Uswatun.

Farman berjanji azkan ungkap  identitas lengkap tersangkau pelaku, “Belum diumumkan secara resmi, informasi lebih lanjut akan disampaikan dalam konferensi pers mendatang,” tutur Farman.

Uswatun Khasanah adalah seorang wanita berusia 29 tahun yang jasadnya ditemukan dalam koper merah di sebuah kali kecil pinggir jalan di Ngawi, Jawa Timur. 

Selain menangkap tersangka pelaku, Framan menjelaskan bahwa polisi juga telah  menemukan bagian tubuah korban lainnya. Disebutkam  kepala korban ditemukan di pinggir jembatan desa Slawe, kecamatan Watulimo, Trenggalek dan kaki korban ditemukan lokasi pembuangan sampah di Ponorogo.

Potongan kaki Uswatun Khasanah ditemukan di Ponorogo sebelum potongan kepala ditemukan di Trenggalek. Penemuan potongan kaki terjadi pada tanggal 26 Januari 2025, sekitar pukul 04.00 WIB, sedangkan potongan kepala ditemukan di Trenggalek pada hari yang sama, sekitar pukul 08.00 WIB

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, menjelaskan bahwa potongan kepala itu ditemukan terbungkus dalam tas plastik kresek berwarna putih, tidak jauh dari jalan provinsi dan dekat aliran sungai kecil.

Tim Jatanras Polda Jatim terlibat dalam pencarian ini sebagai bagian dari pengembangan kasus mutilasi yang lebih besar, yang sebelumnya dimulai dengan penemuan jasad Uswatun dalam koper di Ngawi.

Pada tanggal 23 Januari 2025, jasad Uswatun Khasanah ditemukan dalam kondisi mutilasi di desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. Badan korban hanya berupa torso tanpa kaki dan kepala.

Pada tanggal 25 Januari 2025, polisi menangkap pelaku mutilasi Uswatun Khasanah di Madiun. Pelaku adalah seorang pria asal Kabupaten Tulungagung yang berprofesi sebagai jual-beli mobil.3

Pada tanggal 26 Januari 2025, sekitar pukul 08.00 WIB, kepala Uswatun Khasanah ditemukan di wilayah Jurug Bang, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Kepala tersebut terbungkus tas plastik kresek berwarna putih dan ditemukan tidak jauh dari jalan provinsi.

Pada tanggal 26 Januari 2025, sekitar pukul 04.00 WIB, potongan kaki Uswatun Khasanah ditemukan di tempat pembuangan sampah di kecamatan Sampung, kabupaten Ponorogo. Potongan kaki tersebut dibungkus plastik hitam dan ditemukan oleh warga Desa Sampung.

Saat dikonfirmasi kepada keluarga korban di Garum, Blitar, ayah tiri korban, Hendi Suprapto, menyatakan perasaannya sangat pilu melihat dan mendengar kabar yang menimpa anak tirinya. Dia berharap bisa bertemu muka dengan tersangkas kepada pelaku.

Hendi mengaku telah mengetahui kabar pemutilasi Uswatun telah ditangkap. Dia mengatakan ingin mengetahui secara langsung alasan pelaku tega menghabisi nyawa anaknya secara sadis. “Ya kami cuma ingin tanya apa masalahnya saja. Jadi ingin ketemu,” kata Hendi dilansir detik.jatim. **

 **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (27): Kaum Illuminati dan Revolusi Prancis

27 Juni 2026 - 16:44 WIB

Juragan Percetakan Tuduh Tiga Pegawai Mencuri, 21 Hari Dirantai dan Minta Tebusan Rp50 Juta

27 Juni 2026 - 16:18 WIB

Belanda Umumkan Kode Merah: Suhu 39°C Bikin Aspal Meleleh dan Dehidrasi

27 Juni 2026 - 15:44 WIB

Wartawan Diundang Keluar, Presiden Prabowo Ingin Berdiskusi dari Hati ke Hati Bersama Rektor dan Dosen

27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Unras di Grahadi Berujung Ricuh Malam Ini

26 Juni 2026 - 20:04 WIB

Bapanas Usul Bansos Telur dan Daging Ayam Disalurkan Lagi Imbas Harga Anjlok

26 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Trending di News