Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Plengsengan Jembatan di Kalompang Kejayan Ambrol, Roda Empat Diimbau Tidak Lewat

badge-check


					Tersegerus air hujan plensengan jembatan di dusun Klompangan, desa Tanggungangin, Kejayaan, Pasuruan ambrol. Diimbau kendaraan roda mepat tidak lewat. Instagram@pasuruan.kekinian Perbesar

Tersegerus air hujan plensengan jembatan di dusun Klompangan, desa Tanggungangin, Kejayaan, Pasuruan ambrol. Diimbau kendaraan roda mepat tidak lewat. [email protected]

KREDONEWS.COM, PASURUAN-  Hujan ders menyebabkan sebuah jembatan ambrol terjadi, Minggu sore, 15 Desember 2024, dusun Kelompang, desa Tanggulangin, Kejayan, kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Plengsengan atau tembok penahan tanah (TPT), di sisi barat tergerus air sungai yang debitnya meningkat lantaran hujan deras. Akibatnya, jalan jembatan pun terdampak. Kondisi ini membuat kendaraan roda empat diimbau tidak melintas di jalur tersebut.

Kepala Desa (Kades) Tanggulangin, Imron menjelaskan diketahui jembatan tersebut ambrol pukul 16.00 wib. Penyebabnya hujan deras yang mengguyur wilayah pasuruan. Debit air sungai meningkadan menggerus TPT.

“Betul. TPT di sisi barat tergerus aliran gorong gorong dibawah jembatan. Dan membuat jalan jembatan menjadi ambrol,” katanya.

Jembatan berukuran 2,5 meter x 5 meter penghubung antar desa Tanggulangin dan desa Lorokan, kecamatan Kejayan. Jembatan ini akses penting menuju jalan raya Kejayan.

Sebenarnya, roda empat masih bisa melewati jembatan ini. Namun dikhawatirkan bisa terperosok. Karena itu diimbau agar masyarakat tidak melewati menggunakan mobil. Bisa menggunakan motor.

“Kami sudah menginfokan melalui pihak kecamatan terkait kejadian ini. Sementara roda dua yang aman,” katanya.

Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi membenarkan adanya jembatan penghubung desa yang ambrol. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil assesment sebelum disampaikan ke pihak dinas PU kabupaten Pasuruan.

“Namun karena sudah akhir tahun, kemungkinan penangnan sementara dahulu. Dengan memasang sand bag,” jelas Sugeng.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kandang Ayam Seharga Rp 2 Miliar Ludes Terbakar di Peterongan Jombang

4 Juni 2026 - 22:04 WIB

Semua SPBU Wajib Campur BBM dengan Etanol 5% Mulai Semester II Tahun Ini

4 Juni 2026 - 20:30 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Sebut Masih Sesuai Perhitungan APBN

4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Titik Nol Peringati Hari Lahir ke-124 Bung Karno, Masfiin: Sajikan Jenang Pelok dan Sego Ploso

4 Juni 2026 - 18:19 WIB

Bocah 7 Tahun Korban Penculikan Tewas, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

4 Juni 2026 - 15:38 WIB

Pancasila Mengejawantahkan Bumi Nurani Manusia

4 Juni 2026 - 13:06 WIB

Presiden Prabowo: Jangan Ada yang Ganggu Proses Hukum terhadap Pimpinan BGN

4 Juni 2026 - 11:43 WIB

Pelantikan APINDO Jombang: Sinergi Pemkab dan Pengusaha Genjot Investasi & Perluas Lapangan Kerja

4 Juni 2026 - 10:55 WIB

Ketua DPK APINDO Jombang, Drs Fathurahman mengibarkan pataka APINDO, saat pelantikan di pendopo Pemkab Jombang, Kamis, 4 Juni 2026. Foto: ist
Trending di News