Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Perempuan Korban Mutilisasi di Ngawi Bernama Uswatun Khasanah Warga Garum Blitar

badge-check


					Perempuan korban mutilasi kepala dan kakinya hilang ternyata bernama Uswatun Khasanah, 29,  warga Garum Blitar, bekerja sebagai sales komestik di Tulungagung. Instagram@majelis kopi88 Perbesar

Perempuan korban mutilasi kepala dan kakinya hilang ternyata bernama Uswatun Khasanah, 29, warga Garum Blitar, bekerja sebagai sales komestik di Tulungagung. Instagram@majelis kopi88

Penulis: Syaifudin  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, NGAWI-  Petugas kepolisian Ngawi, Jawa Timur,  bertindak cepat telah berhasil mengungkap identitas mayat wanita yang berada di dalam koper merah, yang ditemukan di Dadapan, Kendal Ngawi adalah wanita bernama  Uswatun Khasanah (29) warga kecamatan Garum, kabupaten Blitar.

Berdasarkan hasil penelitian  tim Forensik Polres Ngawi menyatakan korban atas nama Uswatun khasanah Umur (29),  alamat di Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Polres Blitar mendatangi keluarga korban pada Kamis, 23 Januari 2025, untuk memberikan informasi dugaan identitas korban. Selanjutnya keluarga korban di Blitar bertolak ke Ngawi pada Jumat, 24 Januari 2025,  untuk  memastikan korban adalah Uswatun dari ciri-ciri fisiknya.

Keluarga mengaku bertemu korban terakhir Jumat, 17 Januari 2025,  sebelum bertolak ke Tulungagung menggunakan mobil pribadinya, namun pada tanggal 20 Januari 2025, keluarga kehilangan kontak dengan korban.

Baru pada Kamis, 23 Januari 2025, pihak keluarga didatangi personal Polres Blitar untuk mengabarkan dan mengkonfirmasi identitas korban.

Keluarga korban memastikan bahwa jasad tersebut adalah Uswatun, yang dikenal sebagai ibu dari dua anak dan bekerja sebagai sales kosmetik di Tulungagung. Beberapa ciri khusus, seperti tindik di pusar dan perhiasan di tangan, telah membantu dalam identifikasi.

Uswatun Khasanah diketahui memiliki seorang suami. Dalam beberapa sumber, dia disebutkan sebagai IRT (Ibu Rumah Tangga) yang berhubungan dengan suaminya di LinkedIn

Selain itu, terdapat juga postingan di Instagram yang menunjukkan interaksi dan ucapan kasih sayang kepada suaminya, yang diidentifikasi sebagai Muhamad Fajar.
Informasi ini mengindikasikan bahwa Uswatun Khasanah adalah seorang istri dan memiliki kehidupan keluarga sebelum kejadian tragis yang menimpanya.
Tetapi  menurut keluarga, Uswatun Khasanah adalah seorang janda dengan dua anak. Kedua anaknya tidak tinggal bersamanya, melainkan diasuh oleh kerabatnya, Ana Yuliani, di Blitar.
Uswatun sendiri tinggal di rumah kontrakan di Tulungagung untuk bekerja sebagai sales kosmetik. Ia biasanya pulang ke Blitar seminggu sekali untuk menjenguk anak-anaknya.
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News