Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Navy SEAL yang Membunuh Osama Bin Laden Ungkapkan Pikiran Mengerikan Sebelum Menembaknya

badge-check


					Osama bin Laden paling dicari oleh AS Perbesar

Osama bin Laden paling dicari oleh AS

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTAPrajurit Angkatan Laut AS yang membunuh Osama bin Laden bicara tentang apa yang terlintas di kepalanya beberapa saat sebelum melepaskan tembakan, sebagai bagian dari dokumenter Netflix baru.

Bin Laden memimpin kelompok teroris Al-Qaeda dan merupakan orang yang mengatur serangan 9/11 di Amerika Serikat . Ia ditemukan dan dibunuh dalam sebuah penggerebekan di kompleksnya di Abbottabad, Pakistan pada tanggal 2 Mei 2011.

Robert J. O’Neill, yang menjadi terkenal setelah membunuh teroris terkenal di dunia, telah menjalani perubahan karier yang besar dalam beberapa tahun terakhir, dan sekarang menjual ganja untuk membantu sesama mantan prajurit mengatasi gangguan stres pascatrauma (PTSD).

Namun, ia mengenang hari-harinya sebagai Navy SEAL dalam film dokumenter terbaru Netflix , yang seharusnya tayang di layar kita pada Senin 10 Maret, tetapi ditunda karena alasan yang tidak dapat dijelaskan.

Robert O’Neill, mantan anggota Navy Seal yang membunuh Osama bin Laden (Phillip Faraone/Getty Images)

Serial tiga bagian ini akan menampilkan rekaman langka dan akan memberikan pandangan mendalam tentang bagaimana dunia dimobilisasi untuk memburu bin Laden, pendiri organisasi militan Islam al-Qaida, setelah ia mendalangi serangan 11 September di Amerika Serikat.

Menampilkan wawancara dengan tokoh-tokoh kunci di pemerintah AS yang membantu pengejaran global, American Manhunt: Osama bin Laden menceritakan misi selama satu dekade untuk menangkap salah satu teroris paling terkenal di dunia.

Berbicara tentang dokumenter tersebut, Robert berkata: “Mereka bisa saja pelaku bom bunuh diri, tetapi kita bisa mengalahkan mereka, tetapi kita harus pergi sekarang. Saya menoleh ke arah ini dan berdiri di depan saya, dua kaki jauhnya adalah Osama bin Laden. Itu adalah salah satu momen dalam hidup di mana segalanya melambat.”

Ia menambahkan: “Ia lebih tinggi dari yang saya kira, ia lebih kurus dari yang saya kira, jenggotnya berwarna abu-abu/putih, tetapi saya mengenali hidungnya, ini jelas dia. Ia tidak menyerah, ia adalah ancaman, tidak hanya bagi saya tetapi juga bagi seluruh tim saya, ia harus mati.”

Mantan anggota SEAL itu sebelumnya juga pernah berbicara tentang apa yang terjadi setelah kematian Bin Laden, termasuk kemanusiaan yang ia tunjukkan terhadap putra teroris berusia dua tahun itu setelah kematian ayahnya yang mengerikan.

Dia berkata: “Saya mendengar bin Laden menghembuskan napas terakhirnya. Ketika saya menembaknya, dia terjatuh ke kaki tempat tidur.

“Saya menembak wajahnya tiga kali. Saya memindahkan Amal [istri bin Laden] dan… putranya yang berusia dua tahun kini berdiri di sana, dan inilah kemanusiaan dari segalanya. Anak ini tidak ada hubungannya dengan ini. Saya seorang ayah. Saya menggendongnya dan memindahkan mereka ke bagian belakang tempat tidur.”

Belum ada kabar terbaru dari Netflix sejauh ini tentang dokumenter tersebut, sementara layar masih memberi tahu penggemar bahwa serial tersebut ‘akan segera hadir’.

LADbible Group sebelumnya telah menghubungi Netflix untuk memberikan komentar.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional