Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Menit 47 Tahun Baru 2026, Kembang Api Meludeskan 10 Unit Vila di Pecatu Bali

badge-check


					Detik-detik waktu baru bergeser dalam hitungan waktu perubahan tahun 2025 ke tahun baru 2026, warga mulai membakar kembang Api. Di menit 47, ada kembang api menimpa atap deretan vila di kawasan Pecatu, Bali, hingga meludeskan 10 unit vila, pada saat pergantian tahun baru, Kamis, 00.47 Wita. 1 Januari 2026. Foto: Instagram@infodenpasarterkini.id Perbesar

Detik-detik waktu baru bergeser dalam hitungan waktu perubahan tahun 2025 ke tahun baru 2026, warga mulai membakar kembang Api. Di menit 47, ada kembang api menimpa atap deretan vila di kawasan Pecatu, Bali, hingga meludeskan 10 unit vila, pada saat pergantian tahun baru, Kamis, 00.47 Wita. 1 Januari 2026. Foto: [email protected]

Penulis: Reynaldi Pranata    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, DENPASAR– Insiden kebakaran melanda 10 unit villa, lobby, dan Villa Bilabong di Jl. Labuan Sait, Banjar Dinas Tengah, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis 1 Januari 2026 pukul 00.47 WITA.

Kebakaran ini terjadi pada saat pergeseran tahun 2025 ke tahun baru 2026 baru bergerakan 47  detik. Kebakaran diduga dipicu percikan kembang api saat perayaan malam tahun baru yang mengenai atap villa berbahan mudah terbakar.

Laporan diterima pukul 00.49 WITA, tim damkar tiba lima menit kemudian dan langsung memadamkan api yang cepat meluas ke 10 unit villa plus lobby.

Sebanyak 7 mobil damkar dari berbagai pos seperti Pos Induk BW 19, Pos Puspem BW 14, dan lainnya dikerahkan. Api berhasil dipadamkan setelah 3 jam 3 menit hingga 3,5 jam, dengan luas terdampak sekitar 10 are.

Kerugian material ditaksir mencapai Rp3 miliar, sementara Villa Bilabong di dekat lokasi berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, dan pemilik vila bernama Made T (60) selamat. Satpam sempat menegur penghuni agar tidak menyalakan kembang api sebelum insiden.

Penyebab pasti kebakaran  belum ditentukan secara resmi dan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal menunjuk pada percikan kembang api yang menyambar atap villa saat perayaan malam tahun baru, meski satpam sempat menegur penghuni untuk tidak menyalakannya.

Polisi masih melakukan penyelidikan kemungkinan akan melibatkan saksi seperti pemilik villa Made T dan satpam untuk mengonfirmasi kronologi.

BPBD Badung melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyatakan bahwa laporan kebakaran diterima pukul 00.49 WITA dari warga bernama Ajun, dan tim tiba di lokasi hanya lima menit kemudian untuk langsung memadamkan api yang cepat meluas.
Ketua regu Damkar menjelaskan bahwa api berhasil dipadamkan setelah 3 jam 3 menit dengan 7 mobil damkar dari berbagai pos, termasuk Pos Induk BW 19 dan Pos Puspem BW 14.

Komang, juru bicara Damkar Badung, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dan kerugian mencapai Rp3 miliar, dengan dugaan penyebab percikan kembang api yang menyambar atap villa.

Villa Bilabong di sebelah berhasil diselamatkan berkat upaya lokal api, sementara pemilik villa Made T (60) aman. Pernyataan ini disampaikan langsung dari lokasi, menekankan respons cepat meski api melahap 10 unit villa dan lobby seluas 10 are.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, memberikan keterangan utama terkait insiden kebakaran di Pecatu.
Ia mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 00.47 WITA, dengan laporan masuk pukul 00.49 WITA dan tim damkar tiba hanya lima menit kemudian.

I Nyoman Suardana menjelaskan respons cepat melibatkan 7 mobil damkar dari berbagai pos, memadamkan api dalam 3 jam 3 menit tanpa korban jiwa. Ia juga menyebut kerugian Rp3 miliar dan dugaan penyebab kembang api, serta konfirmasi pemilik villa Made T selamat.  **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Titik Nol Peringati Hari Lahir ke-124 Bung Karno, Masfiin: Sajikan Jenang Pelok dan Sego Ploso

4 Juni 2026 - 18:19 WIB

Bocah 7 Tahun Korban Penculikan Tewas, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

4 Juni 2026 - 15:38 WIB

Pancasila Mengejawantahkan Bumi Nurani Manusia

4 Juni 2026 - 13:06 WIB

Presiden Prabowo: Jangan Ada yang Ganggu Proses Hukum terhadap Pimpinan BGN

4 Juni 2026 - 11:43 WIB

Pelantikan APINDO Jombang: Sinergi Pemkab dan Pengusaha Genjot Investasi & Perluas Lapangan Kerja

4 Juni 2026 - 10:55 WIB

Ketua DPK APINDO Jombang, Drs Fathurahman mengibarkan pataka APINDO, saat pelantikan di pendopo Pemkab Jombang, Kamis, 4 Juni 2026. Foto: ist

12 Jam Diperiksa, Kejaksaan Agung Langsung Menahan Dadan, Lodewyk dan Sony

3 Juni 2026 - 20:13 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Dekati Rp100 Ribu per Kg, Berikut Rincian Pangan Lainnya

3 Juni 2026 - 19:46 WIB

3 Warga Jombang Tewas Tersengat Listrik di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Duka Rp 50 Juta/ Orang

3 Juni 2026 - 16:16 WIB

Trending di News