Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Komandan IAF: Kami Melihat Pemboman Lokasi Nuklir dengan Mata Kepala Kami Sendiri

badge-check


					Gerombolan F-15 saat menyerang Iran Perbesar

Gerombolan F-15 saat menyerang Iran

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Komandan Pangkalan Udara Hatzerim Brig. Jenderal G., yang timnya ikut serta dalam serangan Iran, menceritakan kepada Kan News tentang pengalaman Angkatan Udara saat melakukan serangan tersebut dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Kamis.

“Anda terbang di atas Irak dan Suriah , sungguh tidak nyata. Ini adalah negara musuh,” kenang G., “Kami melewati dekat Baghdad, menyeberangi sungai Efrat dan Tigris dalam perjalanan kembali ke Suriah, dan navigator berkata kepada saya, ‘Abraham, nenek moyang kita berangkat dari sini.'”

Saat terbang kembali di atas Suriah, G. mengatakan bahwa para pilot bercanda tentang berhenti sejenak untuk makan hummus di Damaskus. “Mungkin itu kerinduan akan perdamaian dan Timur Tengah yang berbeda , tetapi juga untuk meredakan ketegangan. Bagian yang paling menakjubkan adalah ketika kami kembali ke Israel setelah terbang di atas negara-negara yang sangat luas, di mana Haifa dan Yerusalem tampak seperti pinggiran kota dan lingkungan dibandingkan dengan keduanya. Sungguh luar biasa,” kata komandan tersebut.

“Kami melihat fasilitas nuklir dengan mata kepala kami sendiri di bawah kami saat kami mengebomnya,” katanya dengan emosional, menurut Kan. “Kami melihat lokasi rudal permukaan ke permukaan dan juga api serta asap yang kami tinggalkan di setiap serangan.”

G. mengatakan bahwa para pilot terinspirasi oleh pemandangan jet tempur yang lepas landas bersama dan berkumpul dari semua pangkalan saat mereka dalam perjalanan untuk melakukan misi kompleks di jantung Iran. Ia mengatakan bahwa misi-misi ini disertai dengan perasaan tegang dan tidak pasti.

“Di radio, Anda mendengar suara kawan-kawan, komandan skuadron, sekelompok singa yang memimpin para pejuang menuju misi dan target. Ketika kelompok ini berkumpul di udara, ada perasaan bahwa tidak seorang pun akan mampu menghentikan kita,” Kan mengutip ucapannya.

Selain serangan mereka terhadap situs nuklir Iran dan target program misilnya, IAF telah mencegat ratusan pesawat tak berawak Iran yang menuju Israel sejak awal perang 12 hari Israel dengan Iran, dengan tingkat keberhasilan 95%.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional