Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Inter/Act: Merayakan Lintas Budaya Lewat Seni Kontemporer

badge-check


					Pameran Inter/Act, mempertemukan seniman kontemporer Indonesia dan Singapura. Foto: Ist Perbesar

Pameran Inter/Act, mempertemukan seniman kontemporer Indonesia dan Singapura. Foto: Ist

Penulis: Agus Raka | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, SINGAPURA – Telok Kurau Studios Gallery, Singapura, resmi membuka pameran internasional bertajuk Inter/Act (7–22 Maret 2026).

Ajang ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya antara seniman kontemporer Indonesia dan Singapura, merayakan kreativitas sekaligus memperkuat jejaring seni regional.

Diselenggarakan oleh Modern Art Society Singapura (MASS) bersama Kotak Art Collective Indonesia, Inter/Act lahir dari serangkaian kolaborasi artistik di dua kota.

Misinya memperluas cakrawala seni Asia Tenggara dan membangun jembatan antar seniman.

Pameran Inter/Act, mempertemukan seniman kontemporer Indonesia dan Singapura. Foto: Ist

Dari Indonesia, sembilan nama besar turut hadir, termasuk Nasirun, Ugo Untoro, Budi Ubrux, dan Agus Baqul Purnomo.

Sementara dari Singapura tampil Abu Jalal Sarimon, Ezzam Rahman, Yeo Shin Yun, serta sejumlah seniman lain.

Karya yang dipamerkan mencakup lukisan, instalasi, patung, media campuran, hingga eksperimen kontemporer menciptakan lanskap seni yang kaya, berlapis, dan penuh dialog.

“Melalui pameran ini, kami ingin memperluas jaringan dengan seniman internasional, terutama dengan galeri dan seniman di Singapura,” ujar Agus Baqul Purnomo.

Selepas Singapura, Inter/Act akan berlanjut di Yogyakarta (17–28 Juni 2026).

Galeri Jogja akan menjadi tuan rumah bagi pertemuan budaya yang lebih luas, menegaskan posisi Yogyakarta sebagai jantung ekosistem seni Indonesia sekaligus memperkaya pertukaran budaya Asia Tenggara.**

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Elon Musk Pamer Mobil yang Bisa Terbang

16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kardinal Pietro Parolin Gantikan sementara Tugas Paus Leo XIV

15 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Dari Matras Kamar Sempit hingga Raksasa Teknologi: Kisah Ren Zhengfei Membangun Huawei Lewat Badai Krisis

10 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dari Inggris hingga Singapura, Penolakan Gugatan Ijazah Wapres Jadi Perhatian

7 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Christa Pike Dua Kali Diinjeksi Mati, Namun Tetap Hidup

2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Drama Berdarah di Balik Kokpit Flydubai Tujuan Israel 

1 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Kemenpar- KJRI Dukung Rute Baru Hong Kong-Surabaya

29 September 2026 - 20:48 WIB

Kian Liar, AI Gemini Bobol 3 Perusahaan Nyata Saat Uji Coba Keamanan

21 September 2026 - 18:49 WIB

Setiap Ketukan “Prompt” AI Diam-Diam Menguras Listrik Jepang dan Air Afrika

20 September 2026 - 17:38 WIB

Trending di Internasional