Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Inovasi kue Brownies dari bahan Kedelai karya ibu PKK di Mojokerto

badge-check


					Dalam pelatihan ini, anggota PKK belajar cara membuat minuman kedelai, tauwa, kue kering, sampai brownies dari kedelai. (Dok.Humas) Perbesar

Dalam pelatihan ini, anggota PKK belajar cara membuat minuman kedelai, tauwa, kue kering, sampai brownies dari kedelai. (Dok.Humas)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KOTA MOJOKERTO – Anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kota Mojokerto mengikuti kelas tentang masakan dari kedelai di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, pada hari Senin (22/9/2025).

Wali Kota Ika Puspitasari yang biasa dipanggil Ning Ita mengatakan bahwa, masyarakat kota Mojokerto bisa mendapatkan protein nabati setiap hari melalui makanan yang terbuat dari kedelai.

“Kita tahu kedelai sering dibuat menjadi tempe untuk jadi lauk. Tapi, pelatihan ini menunjukkan cara mengolah kedelai dengan berbagai cara baru, sehingga ada pilihan menu lain untuk keluarga,” katanya.

Selain tempe, kedelai bisa diubah menjadi banyak produk lain yang sehat dan juga memiliki nilai ekonomi.

Dalam pelatihan ini, anggota PKK belajar cara membuat minuman kedelai, tauwa, kue kering, sampai brownies dari kedelai.

Ning Ita berharap kemampuan ini dapat membantu keluarga dalam mencukupi pangan dan juga membuka peluang usaha di rumah.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Mojokerto, Lina Desriana Arisandi, menekankan betapa pentingnya menggunakan kedelai sebagai bahan makanan lokal yang sangat berguna.

“Kedelai adalah bahan makanan lokal yang penuh manfaat dan bisa dikembangkan jadi banyak masakan sehat yang bermanfaat.

Tapi, kita harus ingat ada beberapa anak, khususnya balita, yang mungkin punya alergi terhadap kedelai.

Jadi, saat membuat makanan dari kedelai, penting untuk memeriksa dulu apakah anak-anak yang akan memakannya alergi atau tidak,” terangnya.

Lebih lanjut, Lina menjelaskan bahwa pelatihan ini memiliki dua tujuan utama.

Pertama, untuk meningkatkan kemampuan para anggota PKK dalam mengolah bahan makanan lokal.

Kedua, untuk membantu ekonomi keluarga dengan membuka usaha rumahan berbasis olahan kedelai seperti tahu, tempe, susu kedelai, dan makanan ringan lainnya.

“Kegiatan ini juga menunjukkan kerja sama antara Pokja 3 dan Pokja 4 yang saling mendukung dalam hal ketahanan pangan, peningkatan gizi keluarga, dan pengembangan usaha ekonomi kreatif,” tambahnya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya bertujuan untuk memenuhi gizi keluarga, tetapi juga untuk memperbaiki kesejahteraan ekonomi dengan inovasi makanan lokal.**

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Update Keracunan MBG di Batang: Korban 589 Siswa, 127 Masih Dirawat, SPPG Dihentikan 30 Hari

27 September 2026 - 20:16 WIB

80 % dari 300 Kader Lolos Donor Darah HUT 25 PD, Lucy Kurniawati: Bisa Selamatkan 330.000 Nyawa

27 September 2026 - 18:48 WIB

Kepsek SMPN 18 Pukul Siswa Gegara tak Pakai Seragam Lurik, Kombes Pol Ganis Setyaningrum Turun Tangan

27 September 2026 - 00:01 WIB

Kombes Pol Setyaningrum Tangani Langsung Kasus Kekerasan terhadap Siswa SMP 18 Kota Malang

26 September 2026 - 23:49 WIB

Launching Media APPI: Menyuguhkan Talkshow ‘Jangan Asal Viral’

26 September 2026 - 22:57 WIB

Disidak Inspektur Imipas: Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Wisnu H. Putranto Terbongkar

26 September 2026 - 21:57 WIB

Efek Sidak Ombudsman, Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong

26 September 2026 - 18:12 WIB

Terbakar Hebat, Dua Ruangan SMPN 2 Perak Ludes Dilalap Api

26 September 2026 - 15:12 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Trending di News