Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 1 Km

badge-check


					Gunung Semeru Erupsi warga diminta waspada (Ist) Perbesar

Gunung Semeru Erupsi warga diminta waspada (Ist)

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, LUMAJANG-Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur mengalami kembali erupsi dengan lontaran kolom abu vulkanis setinggi 1 kilometer, Kamis (24/7/2025) pukul 07.09 WIB. Masyarakat yang berada di sekitar lereng Semeru, terutama di jalur aliran lahar diimbau untuk menjaga jarak aman sesuai rekomendasi petugas.

Dari rekaman CCTV, abu vulkanis terlihat keluar dari Kawah Jonggring Saloko. Tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.000 meter atau 1 kilometer di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah tenggara.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan selama 24 jam terakhir, Gunung Semeru mengalami 46 kali gempa. Perinciannya, sebanyak 39 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter, dan lama gempa 44-192 detik. Selain itu, juga terjadi tujuh kali gempa guguran dengan amplitudo 5-11 milimeter dan lama gempa 49-75 detik.

Hingga kini, belum ada laporan dampak signifikan atas aktivitas vulkanik tersebut. Status Gunung Semeru masih berada pada level II atau waspada.

Kabid Kedaruratan dan Rehabilitsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Yudhi Cahyono mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas mengingat potensi bahaya bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Untuk masyarakat di kaki gunung terutama penambang lokal untuk tetap waspada karena masih ada kemungkinan terjadi erupsi susulan,” katanya.

Petugas juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan mematuhi radius aman yang telah ditetapkan PVMBG yakni 8 kilometer dari pusat erupsi. Selain itu masyarakat juga diimbau untuk menjaga jaga dari sepanjang daerah aliran sungai lahar dengan jarak 500 meter.

“Masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak,” jelasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Cabai Rawit Merah Dekati Rp100 Ribu per Kg, Berikut Rincian Pangan Lainnya

3 Juni 2026 - 19:46 WIB

Emil Dardak Pastikan Penutupan SPPG Demi Mutu Program MBG

2 Juni 2026 - 19:16 WIB

Biaya Administrasi Bulanan BCA Kini Dipotong di Awal Bulan

2 Juni 2026 - 18:59 WIB

Harga Solar Pertamina Turun Mulai 1 Juni 2026

1 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemerintah Terapkan Aktivasi Nomor Seluler dengan Pengenalan Wajah

1 Juni 2026 - 19:44 WIB

Puncak Peringatan Waisak 2026 di Candi Borobudur Gaungkan Cinta Perdamaian Dunia

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Rp27 Triliun dari Kurban, Distribusi Daging Masih Belum Merata

29 Mei 2026 - 21:41 WIB

Surabaya–Jember Terkoneksi Udara, Wings Air Resmi Buka Rute Baru

29 Mei 2026 - 21:19 WIB

DJP Blokir Serentak Rekening 84 Wajib Pajak Penunggak

28 Mei 2026 - 21:22 WIB

Trending di Nasional