Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Finna Ekspor 14 Kontener Kerupuk dan Sambal ke Amerika dan Belanda Senilai Rp 7,2 Miliar

badge-check


					Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas 14 kontener ekspor kerupuk dan sambal produksi Finna dari Sidoarejo ke Amerika dan Belanda, 3 Desember 2024. instagram@banggasidoarjo Perbesar

Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas 14 kontener ekspor kerupuk dan sambal produksi Finna dari Sidoarejo ke Amerika dan Belanda, 3 Desember 2024. instagram@banggasidoarjo

KREDONEWS.COM, SIDOARJO– PT Sekar Laut Tbk, yang dikenal dengan merek Finna, 3 Desember 2024 melakukan ekspor produk kerupuk dan sambal ke Amerika Serikat dan Belanda. Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas 14 kontainer produk tersebut di pabrik PT Sekar Laut yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. Total nilai ekspor ini mencapai sekitar USD 452 ribu atau setara dengan Rp 7,2 miliar

Amerika Serikat: Nilai ekspor mencapai USD 52 ribu (sekitar Rp 828 juta).

Belanda: Nilai ekspor lebih besar, yaitu USD 400 ribu (sekitar Rp 6,3 miliar).

Ekspor ini merupakan langkah penting bagi PT Sekar Laut, yang awalnya merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan kini telah berkembang menjadi perusahaan yang mampu bersaing di pasar global.

Menteri Budi Santoso menekankan bahwa keberhasilan ini menunjukkan potensi besar produk Indonesia untuk diterima di pasar internasional, terutama dalam kategori makanan olahan yang autentik dan bernilai budaya

Presiden Direktur PT Sekar Laut Tbk, Willy Gunawan, menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari inovasi berkelanjutan dan komitmen terhadap kualitas produk.

Dalam lima tahun terakhir, tren ekspor produk makanan olahan Indonesia tumbuh sebesar6,81 persen, menunjukkan permintaan global yang terus meningkat untuk produk seperti kerupuk udang dan sambal

Pemerintah Indonesia memberikan dukungan kepada UMKM untuk meningkatkan kapasitas ekspor mereka melalui berbagai program pendampingan dan akses pasar. Budi Santoso berharap lebih banyak pelaku usaha makanan olahan akan mencari peluang ekspor untuk memperluas jangkauan produk Indonesia di pasar global.**

Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas 14 kontener ekspor kerupuk dan sambal produksi Finna dari Sidoarejo ke Amerika dan Belanda, 3 Desember 2024. instagram@banggasidoarjo

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MBG Dihentikan Sementa saat Libur Sekolah

17 Juni 2026 - 20:06 WIB

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Trending di Nasional