Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Drone Ukraina Jatuhkan Drone Rusia Bermesin Jet Kecepatan 500 KPJ

badge-check


					Drone Ukraina Jatuhkan Drone Rusia Bermesin Jet Kecepatan 500 KPJ Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, KYIV- Angkatan Bersenjata Ukraina berhasil melumpuhkan sebuah drone serang tipe Shahed bertenaga jet milik Rusia menggunakan drone penyergap “P1-SUN”. Insiden ini terjadi saat serangan udara di malam Natal, sebagaimana dilaporkan oleh Militarnyi pada 26 Desember.

Laporan tersebut menjelaskan bahwa sasaran yang dihancurkan merupakan varian modifikasi Shahed dengan mesin jet yang mampu melaju di atas 500 km/jam. Kecepatan ini jauh melampaui drone serang standar sejenisnya, dan rekaman video penyergapan tersebut juga telah dipublikasikan.

Berdasarkan keterangan dalam video, keberhasilan unik pada 25 Desember ini diperkirakan akan menjadi hal yang lumrah di masa depan, seiring dengan integrasi drone tersebut ke dalam sistem pertahanan udara Ukraina.

Disebutkan pula bahwa pengalaman lapangan sejauh ini menunjukkan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi bagi penyergap “P1-SUN” dalam menghadapi drone serang “Shahed” maupun jenis UAV lainnya.

Pengembangan “P1-SUN” dilakukan oleh perusahaan teknologi pertahanan Ukraina, SkyFall. Mereka menyatakan bahwa pesawat penyergap ini mengusung desain modular dengan kerangka udara yang diproduksi melalui teknologi cetak 3D.

Pihak SkyFall turut mengungkapkan bahwa kecepatan awal drone ini mencapai 300 km/jam, namun para pengembang telah meningkatkannya sebesar 50 persen. Selain itu, sistem ini mampu terbang memanjat hingga ketinggian 5 kilometer.

Sebelumnya, beredar laporan mengenai pengoperasian sistem anti-drone Merops oleh Ukraina. Kompleks UAV penyergap canggih ini telah digunakan untuk menjatuhkan lebih dari 1.000 drone Shahed buatan Iran serta memperkokoh keamanan udara dari serangan UAV Rusia.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional