Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Dinas Kominfo Jawa Timur adakan Literasi Digital di Ponpes Darunnajah Ajarkan Waspada Dampak Buruk Medsos

badge-check


					Kegiatan Literasi Digital di Pondok Pesantren Darunnajah, Kelurahan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. (Foto.Ist) Perbesar

Kegiatan Literasi Digital di Pondok Pesantren Darunnajah, Kelurahan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. (Foto.Ist)

Penulis: Yami Wahyono | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, BANYUWANGI – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berikhtiar untuk melahirkan masyarakat yang cerdas bermedsos di era globalisasi.

Dalam sosialisasi secara daring, Sabtu (30/08/2025), Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S. Si, M. IP mengatakan, informasi publik maupun saluran hiburan antara lain disebar melalui media sosial.

Agar masyarakat memperoleh manfaat dari informasi melalui medsos, maka upaya membekali masyarakat dengan literasi atau pengetahuan yang cukup dalam bermedsos harus terus dilakukan.

Karena media sosial ini menembus semua strata sosial ekonomi masyarakat, maka santri Pondok Pesantren Darunnajah, Kelurahan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu kelompok masyarakat yang perlu dibekali dengan literasi digital.

Acara ini terselenggara atas kerja sama DPRD dan Dinas Informasi dan Komunikasi Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Sementara itu anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB Dra. Hj. Ma’mullah Harun, M. Pdi mengutip pesan Menko yang Ketua Umum PKB H. Muhaimin Iskandar ahwasa guru madrasah dan santri ponpes harus melek informasi digital untuk menghindarkan masyarakat dari mudharat (sisi negatif) medsos.

Itu sebabnya putri KH Harun itu minta santri Ponpes Darunnajah perlu dibekali pengetahuan kecakapan digital untuk pendidikan, karakter akhlaqul karimah hingga untuk kepentingan berkehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tujuannya agar santri tidak menjadi bagian golongan penyebar fitnah melalui medsos.

Juga menyadari bahaya judi online yang bertentangan dengan ajaran agama dan tidak sampai jadi pelaku fitnah lewat penyebaran hoaks seperti berita sesat, pornografi.

Kalau bisa sedapat mungkin santri ya mengurangi atau membatai penggunaan handphone di rumah,” tuturnya.

Juga tampil narasumber, Sekretaris Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Banyuwangi Rahmawati Setyoardini, S. IP, M, IP dan Miskawi, M. Pd, Ketua Prodi Sejarah Uniba.

Dini yang sejak 2004 pernah bekerja di bagian Humas Pemkab Banyuwangi mengungkapkan, Tik Tok menempati paling banyak pengguna dan rata-rata orang pegang HP 3 jam sehari.

“Akses informasi menjadi efektif dan mendorong partisipasi publik. Juga bisa untuk promosi dan branding sebagaimana video maupun vlog yang menggaet influencer yang terbukti mampu membuat orang paham Banyuwangi dan pariwisata jadi maju.”

Tetapi Dini juga mengingatkan bahwa di sisi lain medsos bisa jadi sarana untuk menyebar kebencian, pergaulan tanpa etika, cybercrime dan dampak negatif lainnya.

“Maka anak saya sekolah di pondok untuk memutus mata rantai keburukan bermedsos yang kurang bijak atau belum waktunya karena masih anak remaja! “

Sedang Miskawi yang juga Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Banyuwangi mengingatkan santri juga bijak menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Acara pembekalan literasi digital secara daring ini dipandu M. Bahas Qossam Syahzindah, S. Pd. **

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kejati Jatim Menahan Satu Lagi Pejabat ESDM, Kasus Pungli Perizinan Barang Bukti Rp14 Miliar Lebih

29 Juli 2026 - 14:17 WIB

Vonis Judol Jaka Purnama Inkracht, Kejaksaan Serahkan Uang TPPU Rp9,05 M ke Kas Negara

29 Juli 2026 - 11:10 WIB

10 Daftar Saham Atas Nama Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Kejaksaan Agung

29 Juli 2026 - 10:07 WIB

Gempa Mag 7.1 Jepang: Dua Lansia Meninggal, Kerusakan Masif Kerugian Rp15 Triliun

29 Juli 2026 - 09:23 WIB

Petrokimia Gresik Tanam 1.000 Bibit Mangrove di PRPM Mangare Bungah

29 Juli 2026 - 08:46 WIB

Gerombolan Mafia Hibah Pemprov Jatim, KPK Menahan M Mahrus Ali Terima Rp83,4 Miliar

28 Juli 2026 - 22:33 WIB

KPK Tahan Mahrus Ali_Dana Hibah Jatim

IBM Ciptakan Prosesor 0,7 Nano: Jembatan Manusia ke Arah Hidup Abadi

28 Juli 2026 - 21:35 WIB

Tiga Gempa Besar Beruntun Magnetudo 6.1, 7.1 dan 7.1 Menguncang Guncang Jepang Hari Ini

28 Juli 2026 - 19:27 WIB

Bupati Jombang Warsubi Lantik Pengawas dan Administrasi Serta 19 Kepala Sekolah

28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Trending di News