Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

CPO Global Melonjak, Minyak Goreng Tembus Rp19 Ribu

badge-check


					CPO Global Melonjak, Minyak Goreng Tembus Rp19 Ribu Perbesar

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Kementerian Perdagangan mengungkap penyebab kenaikan harga minyak goreng yang belakangan dikeluhkan masyarakat. Pemerintah menyebut lonjakan harga minyak goreng terjadi seiring kenaikan harga crude palm oil (CPO) di pasar global serta tingginya biaya distribusi ke sejumlah daerah.

Budi Santoso Menteri Perdagangan (Mendag) mengatakan, kenaikan harga minyak goreng tidak hanya terjadi pada produk subsidi Minyakita, tetapi juga minyak goreng premium yang mengikuti pergerakan harga bahan baku sawit mentah.

“Kalau kita lihat rata-rata memang mengalami kenaikan karena minyak premium dan produk di luar Minyakita juga ikut dihitung. Harga tentu menyesuaikan kenaikan CPO saat ini, ditambah biaya distribusi dan faktor lainnya,” ujar Budi saat meninjau Pasar Palmerah, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, harga minyak goreng di wilayah Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku cenderung lebih tinggi dibanding Pulau Jawa karena terbebani ongkos logistik dan distribusi yang lebih mahal.

Pemerintah berharap kondisi pasar global segera membaik agar harga CPO kembali stabil dan berdampak pada penurunan harga minyak goreng di tingkat konsumen.

“Mudah-mudahan kalau situasi global sudah normal kembali, harga minyak juga mulai turun. Karena memang sekarang harga minyak dunia sedang naik,” katanya.

Terkait distribusi Minyakita, Budi memastikan stok nasional masih aman. Ia menjelaskan pemerintah telah mengatur kewajiban produsen minyak goreng untuk menyalurkan minimal 35 persen realisasi Domestic Market Obligation (DMO) dalam bentuk Minyakita.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga pasokan minyak goreng rakyat, khususnya di daerah yang mengalami kendala distribusi.

“Bulog sudah siap membantu suplai. Kemudian untuk kuota Bulog maupun IDFOOD, minimal 35 persen harus disalurkan ke BUMN pangan. Pada prinsipnya produsen juga tidak ada masalah,” ujarnya.

Tidak hanya mengejar angka minimal di 30 persen, Budi menyebut realisasinya lebih dari 50 persen yang disalurkan BUMN pangan.

“Jadi semoga lancar semua. Distribusi ke Papua, Maluku juga cepat selesai, stoknya aman, tidak ada masalah. Kalau yang daerah Papua, Maluku itu sebenarnya masalah distribusi ya. Makanya kita selalu minta bulog. Salah satu tujuan kenapa ada minimal 35 persen itu diserahkan ke BUMN pangan, sebenarnya itu terutama untuk di wilayah,” pungkasnya.

Belakangan masyarakat kerap mengeluhkan naiknya harga minyak goreng. Di mana harga minyak goreng kemasan premium di Jakarta berkisar Rp40.000 hingga Rp45.000 per dua liter dan Rp23.000 – Rp24.000 per liter.

Sementara harga minyak goreng curah dibanderol Rp23.000 per kilogram.***

Kalau berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga minyak goreng curah tercatat Rp22.000 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp28.500 per liter, sementara merek II berada di Rp26.000 per liter. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gaya Anggun Angel Pieters di HUT Ke-81 RI Nyanyi Zamrud Khatulistiwa

17 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Purbaya Bakal Tarik Pajak Baru Tahun Depan, tapi Tergantung Ini

17 Agustus 2026 - 19:49 WIB

BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Per 1 Oktober 2026

17 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Pertamina Beri Diskon BBM Rp450 per Liter, Begini Syaratnya

16 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Menkeu Purbaya: Pemerintah Belum Akan Menaikkan Gaji ASN di 2027

16 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Semarak 17-an di Graha Anggrek Mas, Kader Gerindra Sidoarjo Rebutan Hadiah Rp5 Juta

15 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Gempa NTT M 7 Terasa di Makassar hingga Bali, 7 Meninggal Dunia

15 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang

14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DPR Minta Pemerintah Beri Kompensasi Pemilik Dapur MBG

14 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Trending di Nasional