Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Cara Ekstrasi Emas yang Terperangkap Batuan, di Laut Laizhou China, Deposit Terbesar

badge-check


					Cara Ekstrasi Emas yang Terperangkap Batuan, di Laut Laizhou China, Deposit Terbesar Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SHANDONG– China mengumumkan penemuan cadangan emas bawah laut pertamanya yang sekaligus diklaim terbesar di Asia. Lokasi temuan berada di lepas pantai Laizhou, Kota Yantai, Provinsi Shandong.
Detail Penemuan

Penemuan ini menambah total cadangan emas terbukti di Laizhou menjadi lebih dari 3.900 ton, setara sekitar 137,57 juta ons atau 26% dari total cadangan emas nasional. Sumber menduga emas tersebut berbentuk deposit ore, bukan bongkahan atau butiran emas bebas.

Laizhou kini tercatat sebagai wilayah dengan cadangan sekaligus produksi emas terbesar di China, sebagaimana disampaikan Pemerintah Kota Yantai dalam konferensi pembangunan lima tahunan.

Penemuan ini juga melanjutkan tren eksplorasi emas besar-besaran, termasuk deposit 1.444 ton di Liaoning bulan lalu serta cadangan di Semenanjung Jiaodong sejak 2023. Ukuran pasti cadangan bawah laut terbaru belum diungkap secara rinci.

Dari Ore Menjadi Emas

Berbeda dengan emas bongkahan di darat, emas dalam bentuk ore terkunci dalam batuan sehingga membutuhkan proses industri panjang untuk diambil dan dimurnikan.

1. Pengambilan Ore
Ore ditambang dari dasar laut menggunakan mesin berat lalu dibawa ke fasilitas pengolahan.

2. Penghancuran dan Penggilingan
Batuan dihancurkan dan digiling agar partikel emas terlepas dari struktur batuan.

3. Pemisahan Emas
– Gravity separation memanfaatkan perbedaan densitas.
– Flotasi menggunakan busa kimia untuk menarik partikel emas.
– Cyanidation melarutkan emas dengan larutan sianida.
– Heap leaching menyemprotkan sianida ke tumpukan ore berkadar rendah.

4. Adsorpsi dan Pemulihan
Emas yang larut diserap karbon aktif melalui metode CIP atau CIL, lalu dilepaskan kembali menjadi logam.

5. Pemurnian dan Peleburan
Logam emas dimurnikan lewat smelting atau refining hingga mencapai standar 99,99% kemurnian.

6. Produk Akhir
Emas dituangkan menjadi batangan (gold bullion) yang siap dipasarkan atau disimpan sebagai cadangan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional