Menu

Mode Gelap

Nasional

BGN Usulkan Efisiensi MBG, Hemat Rp40 Triliun

badge-check


					BGN ungkap MBG sumbang 48 persen kasus keracunan di Indonesia. (Instagram/badangizinasional.ri) Perbesar

BGN ungkap MBG sumbang 48 persen kasus keracunan di Indonesia. (Instagram/badangizinasional.ri)

Penulis : Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengurangi frekuensi penyaluran MBG. Dengan demikian, negara bisa melakukan penghematan sebanyak Rp40 triliun.

“Jadi ada efisiensi juga dari MBG. Jadi ada kan pengurangan cukup banyak tuh, yang dia bilang saja 40T hitungan pertama kasar, tapi bisa lebih. Tapi bukan saya motong ya. Memang dia melakukan sendiri karena dia [BGN] bilang masih bisa ada efisiensi.” kata Purbaya dalam Press Briefing di kompleks Kementerian Keuangan, Rabu (25/3/2026).

Menurut Purbaya, pengurangan Rp40 triliun tersebut berasal dari wacana penghentian pemberian MBG tiap hari Sabtu yang diusulkan oleh BGN. Oleh karenanya pemberian MBG hanya akan dilakukan 5 hari dalam seminggu dan menghemat Rp40 triliun setahun.

Sayangnya, Purbaya belum bisa memberikan detil rancangan penghematan tersebut. Ia menyebut bahwa pengumuman terkait dengan rencana tersebut akan dilakukan oleh ketua BGN

Menurut Purbaya, potensi pengurangan anggaran yang menjadi wacana BGN ini belum termasuk efisiensi sebesar Rp80 triliun yang sempat dilontarkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi beberapa waktu yang lalu.

Sayangnya, Purbaya belum bisa memberikan detil rancangan penghematan tersebut. Ia menyebut bahwa pengumuman terkait dengan rencana tersebut akan dilakukan oleh ketua BGN

Menurut Purbaya, potensi pengurangan anggaran yang menjadi wacana BGN ini belum termasuk efisiensi sebesar Rp80 triliun yang sempat dilontarkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi beberapa waktu yang lalu.

Selain MBG, Purbaya juga mengatakan bahwa penghematan akan dilakukan juga ke Kementerian dan Lembaga pemerintah lainnya, tak terbatas hanya BGN.

“Saya akan buat merata seluruh K/L. Kita akan tentukan dari sini terus dia potong sendiri.,” kata Purbaya.

Sebagai pengingat saja, total alokasi anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2026 ini tercatat Rp335 triliun. Angkanya naik lebih dari lima kali lipat dibandingkan realisasi tahun lalu yang hanya Rp51,5 triliun.

Dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tercantum, sebanyak Rp255,5 triliun digunakan untuk pemenuhan gizi nasional atau pembelian makanan bergizi.

Artinya, biaya yang akan digunakan untuk membeli makanan hanya 76% dari total anggaran yang dialokasikan untuk Program MBG.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Ini Rinciannya

14 Mei 2026 - 19:53 WIB

KPR 40 Tahun, Pemerintah Pastikan Fleksibilitas Pembayaran

14 Mei 2026 - 19:30 WIB

BRIN Siapkan Teknologi Canggih Tangani Rob Pantura

14 Mei 2026 - 17:54 WIB

CPO Global Melonjak, Minyak Goreng Tembus Rp19 Ribu

13 Mei 2026 - 18:49 WIB

Gas Melon Tetap Ada, CNG 3 Kg Jadi Opsi Tambahan

13 Mei 2026 - 18:29 WIB

BGN Wajibkan SPPG Tingkatkan Penerima Manfaat 3B

13 Mei 2026 - 18:17 WIB

Rata-rata Masa Tunggu Kerja Lulusan SMK Jatim Hanya 3 Bulan

12 Mei 2026 - 19:10 WIB

Kementan Sebut MBG Bikin Peternakan Ayam Makin Banyak

12 Mei 2026 - 18:54 WIB

REI Jatim Siap Bangun 50.000 Rumah Subsidi, Tapi Pasar Belum Sinkron

11 Mei 2026 - 19:26 WIB

Trending di Nasional