Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Berada di Jurang Sedalam 200 M, Tim SAR Temukan Satu Jenazah Korban ATR Jatuh

badge-check


					Puluhan tim SAR Gabungan berhasil mencapai puncak gunung Bulusaraung, lokasi jatuhnya peawat ATR. Menemukan satu jenazah di posisi jurang, Minggu, 18 Januari 2026. Foto:: dok/Basarnas Perbesar

Puluhan tim SAR Gabungan berhasil mencapai puncak gunung Bulusaraung, lokasi jatuhnya peawat ATR. Menemukan satu jenazah di posisi jurang, Minggu, 18 Januari 2026. Foto:: dok/Basarnas

Penulis: Mulawarman  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PANGKEP- Tim SAR Gabungan telah menemukan satu korban dari kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport telah ditemukan tewas di jurang Gunung Bulusaraung, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

 Jenazah korban laki-laki dari kecelakaan pesawat ATR 42-500 ditemukan pada pukul 14.20 WITA di jurang sedalam sekitar 200 meter di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan.

Penemuan ini terjadi pada Minggu (18/1/2026) siang hari, tepatnya dekat serpihan pesawat, sebagaimana dikonfirmasi oleh warga lokal bernama Arman yang pertama kali melihatnya. ​

Proses evakuasi masih berlangsung karena medan terjal dan berbahaya, dengan tim SAR gabungan melanjutkan pencarian 10 orang lainnya (7  kru dan 3 penumpang).

Pesawat hilang kontak saat akan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada 17 Januari 2026. Badan, ekor, dan serpihan lain seperti jendela juga telah ditemukan di lereng gunung. Tim SAR menghadapi kabut tebal dan ketinggian 350 mdpl, dengan komitmen maksimal untuk evakuasi.

Hingga Senin (19/1/2026), operasi SAR gabungan terus berlangsung meski terkendala cuaca ekstrem dan medan sulit, belum bisa melakukan evakuasi korban.

Pesawat ATR 42-500 jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, perbatasan Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026), dengan 10 orang di dalamnya (3 penumpang dan 7 kru).

Tim SAR telah menemukan serpihan badan dan ekor pesawat yang hancur di lereng gunung, barang-barang penumpang, serta sinyal ELT sebagai acuan lokasi. Satu jenazah korban (seorang pria) ditemukan di jurang sedalam 200 meter dari puncak gunung setinggi 1.353 mdpl.

Evakuasi menggunakan teknik rappeling dari tebing curam hampir 90 derajat, melibatkan 30-393 personel termasuk tim khusus dan warga lokal. Proses terhambat hujan deras, angin kencang, kabut tebal, serta medan terjal licin; tim mendirikan tenda di lokasi untuk bermalam.

Cuaca buruk mencegah helikopter masuk, dan evakuasi jenazah pertama belum selesai hingga Minggu malam. Operasi dilanjutkan hari ini dengan strategi tim vertikal, didukung Basarnas Makassar.

Pernyataan Kepala Basarnas

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyatakan bahwa evakuasi direncanakan melalui dua jalur: udara menggunakan helikopter Caracal dengan metode hoist di puncak gunung, atau darat jika cuaca tidak mendukung.

Pernyataan ini disampaikan pada Minggu malam (18/1/2026) untuk operasi pagi Senin (19/1/2026).

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengonfirmasi tim SAR bertahan di puncak dengan mendirikan tenda akibat cuaca buruk, hujan deras, angin kencang, dan kabut tebal yang menghambat evakuasi.

Operasi gabungan melibatkan TNI, Polri, dan relawan dengan prioritas keselamatan personel.

Kepala Kantor SAR Makassar Andi Sultan melaporkan evakuasi satu jenazah melalui jalur ekstrem yang ditunjuk warga lokal, dengan 34 personel dikerahkan kembali untuk pencarian korban lain dan bagian pesawat guna investigasi KNKT. **

En lien
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Magang di Jepang

14 Juni 2026 - 20:28 WIB

Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta

14 Juni 2026 - 19:45 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Meriah Mancing Bersama Forkopimpinda Jombang di Kolam Pemancing Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:43 WIB

Aktivis gerakan mantan BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak jenis PBX pada mobilnya setelah mendapat notifikasi pada ponselnya

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:31 WIB

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Trending di News