Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Banyuwangi dan Perkins Internasional Perkuat Layanan Pendidikan Disabilitas

badge-check


					Perkins bertemu dengan pejabat Pemkab Banyuwangi Perbesar

Perkins bertemu dengan pejabat Pemkab Banyuwangi

Penulis: Ugu | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, BANYUWANGI-Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berkolaborasi dengan Perkins International untuk meningkatkan layanan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), khususnya yang memiliki hambatan fisik.

Perkins International, organisasi yang berbasis di Boston, Amerika Serikat, baru-baru ini meluncurkan program pelatihan fisioterapi untuk guru dan orang tua.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik dukungan dari organisasi tersebut. “Kami berharap kapasitas guru-guru Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun sekolah umum semakin baik,” ujar Ipuk.

Ia menambahkan harapannya, “Sehingga mereka bisa memberikan layanan berkualitas kepada siswa disabilitas agar semakin bersemangat belajar dan berprestasi maksimal,” ujarnya di Banyuwangi, Senin, 3 November 2025.

Direktur Program Perkins wilayah Asia Pasifik, Ami Tango Limketkai, memuji komitmen kuat Banyuwangi terhadap pendidikan inklusif.

“Komunitas di sini sangat kuat, lintas sektor bisa bekerja terintegrasi sehingga anak-anak disabilitas dapat terlayani dengan baik,” katanya.

Ami menjelaskan bahwa Perkins International terus mendukung inklusivitas di Banyuwangi melalui berbagai pelatihan untuk guru SLB dan orang tua.

Pelatihan fisioterapi berikutnya direncanakan pada 17 November 2025.
“Kami hadirkan langsung dokter fisioterapi dari India untuk mengajarkan cara perawatan fisik agar anak-anak dapat mencapai potensi maksimal,” jelas Ami.

Menurut Ami, pelatihan fisioterapi dasar ini sangat membantu guru dan orang tua. “Kalau orang tua mampu melakukan perawatan dasar, setidaknya kondisi anak tidak makin memburuk.” terangnya

Sebab Anak dengan hambatan fisik, jika tidak rutin terapi, bisa mengalami kekakuan otot yang akan memengaruhi kemampuan geraknya.

Selama ini, Pemkab Banyuwangi dan Perkins telah menjalankan program peningkatan kapasitas guru melalui Sekolah Model.

Program ini telah melatih sekitar 170 guru SLB tentang strategi mengajar, manajemen kelas, penanganan autisme, bahasa isyarat, fisioterapi, dan lainnya.

Perkins International telah menjadi mitra peningkatan kompetensi guru SLB di Indonesia sejak 2016. Fokus mereka adalah penanganan siswa dengan MDVI/DB (Multi Disability with Visual Impairment/Deafblindness) atau ketunaan ganda. Program ini juga melibatkan PPPPTK TK dan PLB Bandung untuk memperluas akses pendidikan.

Setelah menyelesaikan pelatihan tahap awal, guru mendapatkan pendampingan berupa monitoring, mentoring, dan coaching minimal enam bulan.

Proses evaluasi berkelanjutan dilakukan untuk menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Mentan Siapkan Rp3 T Bangun Pusat Pengembangan Bibit Ayam di Malang

13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pengusaha Buka Suara Soal Pembatasan Gas Industri

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Restitusi Macet Jadi Ancaman UMKM

13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Trending di Nasional