Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Bareskrim Periksa Lima Public Figure Terkait Investasi Bodong Robot Trading, Ada Nama Atta Halilintar Hingga Mario Teguh

badge-check

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Helfi Assegaf, Kamis, 23 Januari 2025,  mengatakan sedang melakukan pemeriksaan terhadap lima orang terdiri artis dan publik figure.

Kelima tokoh beken Indonesia terkait atas dugaan terlibat investasi bodong robot trading Net89, masing-masing: Atta Halilintar (YouTuber), Taqy Malik (penceramah), Kevin Aprilio (keyboardist), Adri Prakarsa (drummer band Nidji), Mario Teguh (motivator).

Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang melibatkan ribuan korban dengan dugaan kerugian besar. Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang melibatkan ribuan korban dengan dugaan kerugian besar.

Diketahui, kasus dugaan penipuan investasi berbentuk robot trading Net89 dengan total korban 7.000 orang. Total kerugian yang dialami oleh korban kasus investasi bodong robot trading Net89 diperkirakan mencapai Rp1 triliun.

Mereka dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 26 Oktober 2022. Adapun Bareskrim Polri telah menetapkan 15 tersangka pada kasus ini.

Dalam kasus ini Polri pernah menggelar konferensi pers 16 Agustsu 2023.  Dalam pengusutan kasus ini, Kepolisian telah menyita barang bukti dan aset hasil kejahatan sekitar Rp 1,4 triliun.

Hingga saat ini Kepolisian bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) masih terus melakukan penelusuran terhadap aset-aset lainnya.

Dalam kasus penipuan investasi bodong robot trading Net89, total terdapat sedikitnya 14 tersangka yang telah ditetapkan oleh Bareskrim Polri. Berikut adalah daftar tersangka tersebut:

  1. Andreas Andreyanto (AA) – Komisaris PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (SMI) – DPO dan Red Notice.
  2. Theresia Lauren (TL) – Istri Andreas Andreyanto – DPO.
  3. Lauw Swan Hie Samuel (LSH) – Direktur Utama PT SMI – DPO.
  4. Erwin Saeful Ibrahim (ESI) – Founder dan Exchanger NET89.
  5. Ferdi Iwan (FI) – Exchanger NET89.
  6. Alwin Aliwarga (AA) – Sub-exchanger NET89.
  7. Reza Shahrani alias Reza Paten (RS) – Sub-exchanger NET89.
  8. Yusuf Wibowo (YW) – Sub-exchanger NET89.
  9. Arif Rahman (AR) – Sub-exchanger NET89.
  10. Michele Alex (MA) – Anak dari Andreas dan Theresia, terlibat dalam pencucian uang.
  11. David (D) – Statusnya kini sebagai saksi.
  12. Irwan (IR) – Statusnya kini sebagai saksi.
  13. BS IR – Tersangka baru yang ditetapkan pada Januari 2025.
  14. Satu korporasi: PT Simbiotik Multitalenta Indonesia.

Dari  tersangka ini, tiga orang masih buron, sementara dua lainnya tidak ditahan karena alasan kesehatan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Judicial Review UU Pilkada, Hakim MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat secara Langsung

30 Juni 2026 - 23:35 WIB

Asyik Makan Bakso Pembobol ATM Rp 30,65 Juta Ditangkap Polisi

30 Juni 2026 - 22:48 WIB

SIG Berdayakan Masyarakat dan Tumbuhkan 36 UMKM Desa Glondonggede Tuban

30 Juni 2026 - 22:36 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Hasil Screening Kesehatan Calon Pengantin, Kadinkes Sidoarjo: 10 Wanita dan 12 Pria Positif HIV

30 Juni 2026 - 22:25 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Hakim Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara, Uang Pengganti Rp45,2 Miliar

30 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menelisik Akar Terorisme (29): Ketika Kekerasan Jadi Bagian Pengamanan

30 Juni 2026 - 20:45 WIB

Polisi Ringkus 4 Pelaku Ranmor di Made, AKP Magribi: Mereka Spesialis Acara Hiburan Massal

30 Juni 2026 - 19:27 WIB

Trending di News