Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Hari Purnomo: Koperasi di Jombang Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 168 UMK Naik Kelas

badge-check


					Hari Purnomo, Kepal Dinas Koperasi dan UMK Pemkap Jombang. Foto: ist Perbesar

Hari Purnomo, Kepal Dinas Koperasi dan UMK Pemkap Jombang. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG — Sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Menengah Kecil (Dinkop-UMK), Hari Purnomo mendapat  amanah dan tugas membantu Bupati Jombang dalam merumuskan, melaksanakan, mengoordinasikan, dan mengawasi kebijakan di bidang pengembangan koperasi serta Pemberdayaan Usaha Mikro.

Lingkup tugasnya meliputi pembinaan, pendampingan, permodalan, kemitraan, dan penguatan kelembagaan agar tumbuh sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Fungsi Inti

1. Perencanaan & Kebijakan Menyusun rencana strategis, program pembinaan, peta potensi, dan kebijakan pemberdayaan koperasi & usaha mikro
2. Pembinaan & Kelembagaan Koperasi Membantu pembentukan koperasi baru, pengesahan badan hukum, pembinaan pengurus & rapat anggota, pengawasan kesehatan koperasi
3. Pemberdayaan Usaha Mikro Pendaftaran & pembinaan UMK, pelatihan keterampilan, kemudahan permodalan, kemitraan dengan usaha besar, fasilitasi pasar
4. Permodalan & Kemitraan Mengelola dana bergulir, menyalurkan bantuan permodalan, memfasilitasi akses perbankan, menjembatani kerjasama antar pelaku usaha
5. Pengawasan, Pengendalian & Data Memantau kinerja koperasi & UMK, menerima pengaduan, menyusun statistik, melaporkan perkembangan kepada Bupati.

Di bawah ini, Hari Purnomo memaparkan laporan perbandingan kinerja Dinkop-UMK Pemkab Jombang periode 2025- 2026 (Agustus), sebagai berikut:

A. Koperasi

* Jumlah Koperasi Aktif:  985 unit  menjadi 1.020 unit  bertambah 35 unit / +3,6%  (Naik)

* Koperasi Sehat: 642 unit (65,2%) meningkat 685 unit (67,2%) bertambah 43 unit / +2,0% (Naik)

* Koperasi Baru Diresmikan: 22 unit mrnjafi 31 unit bertambah 9 unit /40,9% (Naik Cepat)

* Koperasi Kurang Sehat/ Dibina: 76 unit menjadi 48 unit atau berkurang 28 unit / −36,8% (Membaik)

* Jumlah Anggota:  328.000 orang naik menjadi 345.000 orang bertambah 17.000 orang +5,2% (Naik)

* Simpanan Anggota:  Rp 198 Miliar tumbuh Rp 224 Miliar mengalami pertumbuhan Rp 26 M / +13,1% (Naik Cepat)

* Volume Usaha: Rp 445 Miliar tumbuh Rp 500 Miliar +Rp 55 M / +12,4% (Naik)

* Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp 35 Miliar tumbuh jadi Rp 40 Miliar tambahan Rp 5 M / +14,3%  (Naik Cepat)

B. Usaha Mikro

* Jumlah UMK: Terdaftar 17.200 unit 18.850 unit +1.650 / +9,6% (Naik Cepat)

* UMK Naik Kelas: 168 unit 225 unit +57 / +33,9%  (Naik Sangat Cepat)

* Dibantu Permodalan: 720 pelaku 885 pelaku +165 / +22,9% (Naik)

* Dilatih/Didampingi: 2.750 orang 3.420 orang +670 / +24,4% (Naik)

* Ikut Pameran/Akses Pasar 9 kali 14 kali +5 / +55,6% (Naik Cepat)

* Kemitraan dengan Usaha Besar: 38 kerjasama 49 kerjasama +11 / +28,9% (Naik)

Kualitas Pelayanan

* Waktu Pengesahan Badan Hukum 7 hari kerja 5 hari kerja (Lebih Cepat)

* Kepuasan Pelaku Usaha:  85,2% menjadi 89,1% +3,9 poin

* Pengaduan Terselesaikan: 82% meningkat 94%  (12 poin)

Program Unggulan

* Program Tujuan: Koperasi Desa Maju Membentuk koperasi di tiap desa, mengelola dana desa & potensi lokal

* Bantuan Permodalan Bergulir Pinjaman lunak tanpa bunga/rendah untuk UMK yang belum terjangkau bank

* UMK Naik Kelas Pendampingan menyeluruh: izin, kemasan, standar kualitas, pemasaran digital
Pelatihan Berbasis Potensi Daerah Makanan olahan, kerajinan, tekstil, pertanian — sesuai keunggulan tiap kecamatan

* Pasar Produk Lokal Membuka etalase tetap di pusat keramaian & promosi daring

Tantangan dan Fokus

Tantangan Langkah Perbaikan

* Masih ±33% koperasi belum sehat/pasif Pembinaan intensif, pembubaran/ penggabungan koperasi mati

* UMK sulit akses perbankan Perluas dana bergulir & pendampingan pengajuan KUR

* Produk bagus belum dikenal luas Perkuat kemasan, standar mutu, & pemasaran digital

* Desa terpencil belum merata Fokus pendampingan ke kecamatan yang tertinggal

* Peran perempuan & pemuda Perkuat koperasi & kelompok usaha perempuan serta pemuda

Kesimpulan

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro adalah penyangga ekonomi rakyat. Bukan sekadar mencatat jumlah koperasi, melainkan memastikan:

– Koperasi bertambah, makin sehat, uang berputar makin besar

– Usaha kecil makin banyak terdaftar, naik kelas, pasar makin luas

– Pelayanan makin cepat, kepuasan makin tinggi

– Pemerataan ke desa-desa masih perlu dikejar fan ditumbuhkan

Keberhasilannya terlihat bukan di angka semata — melainkan di semakin banyak keluarga yang mandiri dari usahanya sendiri. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Jombang, AKBP Yanto Mulyanto saat memantau langsung ketersediaan BBM di salah satu SPBU

Jombang Bersarung Empat Hari 19-22 Oktober, Peringati Hari Santri

19 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Empat Suporter PSS Sleman Tewas Kecelakaan di Tol Madiun

19 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Trending di News