Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Empat Suporter PSS Sleman Tewas Kecelakaan di Tol Madiun

badge-check


					Diduga sopir mengantuk,  mobil Elf angkut 15 Suporter PSS Sleman, alami kecelakaan sebabkan 4 orang tewas. Foto: ist Perbesar

Diduga sopir mengantuk, mobil Elf angkut 15 Suporter PSS Sleman, alami kecelakaan sebabkan 4 orang tewas. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MADIUN— Insiden maut tersebut terjadi di KM 616+200 Jalur A Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu pagi, 18 Oktober 2026.

Kecelakaan melibatkan sebuah minibus komersial Toyota Hiace/Elf bernomor polisi AB 7831 E yang membawa rombongan suporter, serta sebuah truk tronton bermuatan bibit kelapa dengan nomor polisi H 1872 AG.

Peristiwa tragis ini mengakibatkan empat orang pemuda kehilangan nyawa dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Kronologi

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengumpulan data dari para saksi di lapangan, berikut adalah kronologi rinci peristiwa kecelakaan tersebut:

Minggu Pagi, 18 Oktober 2026: Rombongan suporter PSS Sleman bertolak dari Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta, secara mandiri. Mereka menggunakan total enam armada minibus travel dengan tujuan akhir Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Pukul 08.30–09.30 WIB: Rombongan memasuki wilayah hukum Polres Madiun di ruas Tol Ngawi–Kertosono. Minibus Toyota Hiace yang berada di urutan nomor tiga dalam iring-iringan melaju dari arah barat ke timur (Solo menuju Surabaya).

Mendekati KM 616 Jalur A: Saat melintasi kawasan Kecamatan Saradan, pengemudi minibus diduga kuat mengalami kelelahan ekstrem setelah menempuh perjalanan darat sejak subuh.

Kondisi ini memicu terjadinya microsleep atau hilangnya kesadaran pengemudi selama beberapa detik.

Detik-Detik Benturan: Di saat yang sama, sebuah truk tronton bermuatan bibit kelapa melaju stabil di depan minibus pada lajur lambat (lajur kiri).

Karena sopir minibus dalam kondisi tertidur sesaat, kendaraan travel tersebut tetap melaju kencang tanpa ada upaya pengereman sama sekali.

Tabrakan Hebat di KM 616+200: Minibus langsung menghantam bagian belakang samping kanan truk tronton dengan benturan yang sangat keras. Akibatnya, bodi depan hingga sisi kiri minibus ringsek parah dan hancur tak berbentuk.

Evakuasi

Petugas PJR Polda Jatim dan Satlantas Polres Madiun segera menuju lokasi untuk mengamankan jalur dan mengevakuasi para korban.

Satu orang korban ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara belasan lainnya segera dilarikan ke rumah sakit.

Tiga korban luka berat kemudian dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan darurat.

Identitas Korban 

Pihak rumah sakit bersama kepolisian telah mengidentifikasi empat korban meninggal dunia, yang semuanya merupakan warga Kabupaten Sleman, Yogyakarta:

* Fakri Maulana Al Zaki (21 tahun) – Warga Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Sleman.

* Iyan Fathur Ar Rizaq (15 tahun) – Warga Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Sleman.

* Novandia Dwi Adi Prakosya (19 tahun) – Warga Kecamatan Gamping, Sleman.

* Rio – Warga Kabupaten Sleman (korban terakhir yang berhasil ditemukan)

Ngantuk

AKP Dristica Brian Arya Leviantona (Kasat Lantas Polres Madiun): Mengonfirmasi bahwa posisi truk tronton sudah benar berada di lajur lambat.

Ia juga memastikan bahwa total korban meninggal berjumlah empat orang dan seluruh jenazah dievakuasi ke RSUD Caruban Madiun.

Pihaknya masih melakukan pendataan manifes penumpang karena para suporter menaiki travel tersebut secara acak.

AKP Dodit Prasetyo (Kanit PJR Jatim VI Ngawi): Menyatakan dugaan awal bahwa penyebab utama kecelakaan adalah faktor kelalaian manusia (human error), di mana pengemudi minibus berkendara dalam kondisi mengantuk berat sehingga kehilangan kendali penuh atas kendaraannya.

Pihak Polda Jatim mengimbau keras kepada seluruh pengguna jalan tol untuk memanfaatkan rest area jika merasa lelah demi menghindari bahaya fatal akibat microsleep.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Arab Saudi Umumkan Perpanjangan Penutupan Bandara Riyadh

19 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Damkar Bergerak Lagi Atasi Kebakaran Usaha Sol Sepatu Karobelah Mojoagung

18 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Parade Ikonic Baskara RCC 2026, Warsubi Target Masuk KEN Pariwisata

18 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Prajurit TMMD 130 Jombang, Juga Terlibat Bantu Petani Desa Klitih Panen Cabai

18 Oktober 2026 - 18:13 WIB

PMI Warga Jombang Meninggal Dunia di Warsawa Polandia, Jenazah Terancam Dikremasi

18 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hadapi Sesar Aktif Kendeng dan Banjir Rob, Eri Cahyadi Pasang Sistem Peringatan Dini di Surabaya

18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

182 Personel SAR Gabungan Sukses Evakuasi 110 Pendaki G. Arjuno yang Terbakar Hebat

18 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Asap Karhutla, NEA Singapura Beri Surat Pencegahan kepada Tujuh Perusahaan Konsesi Hutan di RI

17 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Nyekar Makam Gus Dur, Kapolri Suyudi: Utamakan Kerukunan dan Toleransi

17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Trending di News