Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
KEDONEWS.COM, PASURUAN — Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Gunung Arjuno, yang membentang di wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu, Jawa Timur.
Ternyata saat terjadi karhutla itu, di area Gunung Arjuno ada 110 pendaki. Bahkan, mereka terjebak di tengah kepungan asap tebal dan api pada Sabtu malam.
Namun berkat kerja cepat tim gabungan, seluruh pendaki yang terjebak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Terdebar Tiga Kelompok
Berdasarkan keterangan resmi dari Sugeng Hariadi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, total ada 110 pendaki yang berada di berbagai jalur pendakian saat kebakaran terjadi.
Mereka terpisah dalam tiga kelompok yang tersebar di jalur-jalur berbeda, sehingga tim penyelamat harus menempuh rute masing-masing untuk menjangkau mereka.
Kelompok pertama berjumlah 29 orang yang berada di jalur Kopkopan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kelompok ini menjadi yang pertama ditemukan dan dievakuasi, sehingga informasinya paling cepat terungkap ke publik.
Kelompok kedua berjumlah 46 orang yang berada di jalur Coban Canggu, wilayah Kota Batu.
Sementara kelompok ketiga berjumlah 35 orang yang terjebak di jalur Lembah Anuk, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.
“Seluruh 110 pendaki yang sempat terjebak asap dan api di kawasan Gunung Arjuno sudah berhasil dievakuasi dan dinyatakan dalam keadaan aman.”
Demikian penjelasan Sugeng Hariadi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, saayt memberikan keterangan kepada awak media, Sabtilu malam 17 Oktober 2026.
Dia menambahkan dalam operadi evakuasi ini berhasi dihimpun 180 personel yang diterjunkan ke lokasi.
Data Tim Penyelamat
* BPBD Kabupaten Pasuruan 45 orang Menangani jalur Kop-Kopan dan Lembah Anuk (wilayah Kabupaten Pasuruan)
* BPBD Kota Batu 32 orang Menangani jalur Coban Canggu (wilayah Kota Batu)
* Basarnas 18 orang Koordinasi pencarian, komunikasi, dan dukungan teknis evakuasi
* Aparat Kepolisian & TNI 35 orang Pengamanan jalur, pengaturan akses, dan pendampingan evakuasi
* Relawan Garuda dan Komunitas Pendaki 52 orang Pandu jalur, bantu pendaki yang kelelahan, komunikasi dengan kelompok yang terjebak
* TOTAL PERSONEL ±182 orang
Koordinasi Tim Operasi
– Dua BPBD bekerja secara terpisah namun terkoordinasi di bawah satu komando penanganan darurat
– Relawan sangat membantu karena mengetahui medan pendakian lebih baik — kehadiran mereka mempercepat proses penemuan dan evakuasi
– Angka di atas adalah estimasi resmi yang disampaikan dalam keterangan pers. Jumlah bisa bertambah atau berkurang sesuai kebutuhan di lapangan
– Tidak ada laporan personel yang terluka selama proses evakuasi berlangsung
Penyelamatan dilakukan secara bertahap oleh tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kota Batu, Basarnas, relawan, dan aparat keamanan setempat.
Tingkat kesulitan cukup tinggi karena kebakaran terjadi di tiga titik terpisah dengan medan berbukit dan jarak antar jalur yang cukup jauh. Selain itu, asap tebal menyulitkan visibilitas tim penyelamat saat naik ke lokasi para pendaki.
Setelah berhasil dijangkau, masing-masing kelompok dibawa turun ke posko terdekat untuk pemeriksaan kesehatan dan istirahat: kelompok Kopkopan dibawa ke Posko Kopkopan.
kelompok Coban Canggu ke Posko Kedaruratan Coban Canggu,
kelompok Lembah Anuk ke Posko Lembah Anuk.
Beberapa pendaki mengalami sesak napas dan kelelahan ringan akibat paparan asap, namun tidak ada yang memerlukan perawatan rawat inap.
Semuanya kini sudah dalam keadaan baik dan sebagian besar telah dipulangkan kepada keluarga masing-masing.
Menyikapi peristiwa ini, pihak berwenang telah menutup sementara seluruh jalur pendakian di kawasan Gunung Arjuno sampai situasi dinyatakan aman.
Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan masih terus dilakukan di beberapa titik yang terbakar, dengan harapan api dapat sepenuhnya padam dalam waktu dekat.
Masyarakat dan calon pendaki diimbau untuk tidak melakukan pendakian hingga ada pemberitahuan resmi pembukaan kembali dari pihak pengelola kawasan.
Keterangan peta: Tiga kelompok pendaki terpisah di jalur berbeda. Tim penyelamat naik ke masing-masing titik, lalu menurunkan korban ke posko terdekat di kaki gunung. Jarak antar jalur cukup jauh sehingga evakuasi dilakukan secara bergantian dan memakan waktu.
Kronologi
Sabtu sore, 17 Oktober 2026 Kebakaran hutan dan lahan mulai terlihat di kawasan Gunung Arjuno, asap mulai membumbung tinggi
Sekitar pukul 18.00 WIB Beberapa pendaki yang masih di atas melaporkan mulai terjebak asap tebal di tiga jalur berbeda
Pukul 19.15 WIB Laporan diterima BPBD Kabupaten Pasuruan, tim penyelamat segera berangkat ke ketiga titik sekaligus
Pukul 21.30 WIB, Kelompok pertama (29 orang) berhasil ditemukan dan dievakuasi turun ke Posko Kop-Kopan
Pukul 22.45 WIB, Kelompok kedua (46 orang) berhasil dievakuasi turun melalui jalur Coban Canggu ke Kota Batu
Pukul 23.15 WIB, Kelompok ketiga (35 orang) berhasil dievakuasi turun melalui jalur Lembah Anuk
Pukul 23.30 WIB Keterangan resmi disampaikan Sugeng Hariadi: seluruh 110 pendaki sudah aman dan tidak ada korban jiwa
Minggu dini hari, 18 Oktober 2026 Pendaki yang sudah diperiksa kesehatannya mulai dipulangkan; operasi pemadaman karhutla masih berlanjut.**

















