Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

BKN Punya Program Baru, PNS Bisa Kerja Dekat Rumah

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, resmi meluncurkan program uji coba program yang memungkinkan para aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja dekat dari kediaman tanpa mengurangi produktivitas.

Zudan menjelaskan program ini bertujuan agar para PNS dan PPPK dapat menghemat biaya utamanya untuk transportasi dan membuat suasana yang lebih nyaman saat bekerja sehingga mendorong produktivitas pekerja. Menurutnya ini adalah terobosan nyata menuju birokrasi yang fleksibel dan berpihak pada kesejahteraan.

“BKN mendekatkan ASN pada keluarganya, pada domisilinya, Insyaallah sudah akan bisa kita dekatkan ASN kita,” kata Zudan dalam unggahan video di akun instagram resmi BKN, Rabu (22/7/2026).

Zudan menjelaskan pada tahap awal program uji coba ini akan dilaksanakan pada ruang lingkup BKN terlebih dahulu. Baru setelahnya ia berharap program ini dapat ditiru oleh Kementerian/Lembaga hingga Pemerintah Daerah.

“Ini untuk BKN saja dulu, nanti mudah-mudahan bisa menginspirasi Kementerian, Lembaga, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, sehingga bisa menjadi gerakan nasional,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan program ini dilakukan sebagai respons atas kerisauan para ASN yang memiliki tanggung jawab sebagai orang tua dan memerlukan waktu lebih untuk menjaga anak, maupun bagi mereka yang ingin mengurangi pengeluaran sehari-hari saat bekerja.

Menurutnya penghematan ini menjadi sangat penting terlebih mengingat saat ini pemerintah memang masih belum mampu untuk segera meningkatkan pendapatan para ASN, baik PNS maupun PPPK.

“Kalau suami istri berkumpul, bisa hemat tiket pesawat, bisa hemat pengeluaran dapur, listrik, air, dan ini saya pahami ketika saya belum bisa meningkatkan pendapatan, akan sangat bijaksana kalau semua pimpinan bisa mengurangi tingkat pengeluaran. Nah oleh karena itu, program ini mulai kita eksekusi,” tutur Zudan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ratusan Sopir Angkot Sidoarjo Tuntut Halte Trans Jatim Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:17 WIB

Bahlil Ungkap CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polres Bangkalan Ungkap Kekerasa Seksual Anak Bawah Umur

21 Juli 2026 - 18:40 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Jatim Catat 14 Kabupaten Berstatus Darurat

20 Juli 2026 - 19:14 WIB

Usaha Rumahan Ikut Didata, BPS Pastikan Bukan untuk Urusan Pajak

20 Juli 2026 - 18:54 WIB

Arab Saudi Jajaki Bandara Dhoho Kediri Layani Penerbangan Haji dan Umrah

19 Juli 2026 - 19:10 WIB

Tanpa Biaya Administrasi Produk UMKM Bisa Mejeng di Ritel Modern

19 Juli 2026 - 18:59 WIB

Akses Jalan Jati–Banjarbendo Masih Diperebutkan, Pemkab Sidoarjo Ajukan Banding

19 Juli 2026 - 11:36 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

Trending di Nasional