Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Gema BISA Edukasi Makan Bergizi dari 4 Sehat 5 Sempurna Jadi B2SA

badge-check


					Pembab Jombang menggelar aksi GEMA BISA, untuk kampanye dan edukasi makan bergizi bagi siswa da keluarga. Foto: diskominfo pemkab jombang Perbesar

Pembab Jombang menggelar aksi GEMA BISA, untuk kampanye dan edukasi makan bergizi bagi siswa da keluarga. Foto: diskominfo pemkab jombang

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (GEMMA BISA) Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi konsumsi pangan lokal sekaligus mendukung percepatan penganekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya lokal.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, S.H., M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Ning Ema Erfina Salmanudin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jombang, Lilik Agus Purnomo, jajaran kepala perangkat daerah terkait, serta para guru dan pelajar peserta kegiatan.

Sekdakab Jombang Agus Purnomo menegaskan pentingnya perubahan pola konsumsi masyarakat menuju pola makan yang lebih sehat, beragam, dan aman.

Menurutnya, konsep lama “4 Sehat 5 Sempurna” kini telah berkembang menjadi konsep Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang lebih relevan dengan tantangan kesehatan masyarakat saat ini.

“B2SA bukan hanya mengganti istilah lama, tetapi mengubah cara pandang bahwa makan tidak hanya sekadar kenyang. Kita harus memastikan asupan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman bagi kesehatan,” ujar Agus Purnomo.

Agus Purnomo Sekdakab Jombang menjelaskan bahwa kegiatan GEMMA BISA secara khusus menyasar para pelajar sebagai generasi muda yang memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan dan kesadaran pola makan sehat sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa makanan bergizi harus selalu mahal.

“Kita ingin mengubah cara pandang bahwa makan bergizi itu harus mahal. Banyak pangan lokal di sekitar kita yang harganya terjangkau, mudah didapatkan, namun memiliki kandungan gizi yang sangat baik,” ungkapnya.

Menurut Agus Purnomo, Indonesia memiliki kekayaan sumber pangan lokal yang sangat beragam dan bernilai gizi tinggi. Karena itu, generasi muda perlu didorong untuk mengenal, mengonsumsi, sekaligus bangga terhadap pangan lokal sebagai bagian dari gaya hidup sehat masa kini.

“Melalui gerakan ini, kita berharap tumbuh kebanggaan untuk mengonsumsi pangan lokal yang sehat, bergizi, dan aman. Mari kita jadikan GEMMA BISA sebagai gerakan bersama untuk membangun generasi yang sehat, kuat, dan cerdas, sekaligus mendukung terwujudnya Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Drs. Bambang Sriyadi, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan GEMMA BISA merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal.

Menurut Bambang, penguatan konsumsi pangan lokal memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan secara berkelanjutan, memperkuat sistem pangan nasional yang tangguh, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kesadaran bahwa makan sehat tidak harus mahal. Dengan memanfaatkan sumber pangan yang tersedia di sekitar kita, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara baik,” jelasnya.

Sebanyak 120 peserta yang terdiri dari siswa SDN Kepanjen 2, SDN Jombatan 1, MIN 1 Jombang, MI Al Azhar, dan MI Nidhomiyah Candimulyo beserta guru pendamping dan guru pembina kantin sekolah mengikuti edukasi pangan B2SA dan pengenalan Pendopo Kabupaten Jombang.

Selain edukasi bagi pelajar, kegiatan juga diisi dengan praktik pembuatan kudapan berbahan pangan lokal seperti waluh kuning, singkong dan ikan, yang diikuti Pokja III TP PKK Kabupaten dan Kecamatan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang Bidang Pendidikan, serta para guru.

Melalui GEMMA BISA Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap semakin tumbuh kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi pangan lokal yang sehat, bergizi, seimbang, dan aman.

Gerakan ini diharapkan mampu membentuk generasi yang sehat, kuat, dan cerdas sekaligus mendukung terwujudnya visi “Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua”.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Piala Dunia 202: Inilah Rundown Pembukaan serta 12 Grup yang Akan Berlaga

10 Juni 2026 - 19:43 WIB

Prihatin Ibu Hamil Meninggal, Prabowo akan Bangun 400 RS Pemerintah dan 10.000 Puskesmas

10 Juni 2026 - 17:47 WIB

Terkumpul Rp 1,4 Miliar, Terbongkar Praktek Ilegal Uang Dam dan Badal Haji

10 Juni 2026 - 15:50 WIB

Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik, Cek Harga Terbarunya

10 Juni 2026 - 15:20 WIB

Ketua PERABA Jatim Sutoyo: Permendag Mematikan Usaha Perajin Emas dan Perak

10 Juni 2026 - 13:21 WIB

Pasang Kamera di Kamar Mandi Masjid, Pria Gedek Mojokerto Dintuntut 4 Tahun Penjara Denda Rp500 Juta

9 Juni 2026 - 20:38 WIB

PT Pegadaian Dinobatkan sebagai Best Company to Work For in Asia untuk Kedelapan Kalinya

9 Juni 2026 - 20:01 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Viral Hingga 11,6 Juta Like, Leona: Balita 2 Tahun yang Bikin Dunia Terpesona!

9 Juni 2026 - 15:33 WIB

Trending di News