Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit

badge-check


					Hewan korban rermasul sapi dari Presiden Prabowo, pada acara Iedul Adha, Rabu 27 Mei 2026. Foto: isr Perbesar

Hewan korban rermasul sapi dari Presiden Prabowo, pada acara Iedul Adha, Rabu 27 Mei 2026. Foto: isr

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, menegaskan ketersediaan hewan kurban di seluruh Indonesia pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi tercatat aman, melimpah, dan melebihi kebutuhan, Rabu 27 Mei 2026.

Berdasarkan data resmi yang dirilis Kementerian Pertanian pagi ini, jumlah hewan yang dikorbankan secara nasional mencapai lebih dari 2,3 juta ekor, dengan stok cadangan yang masih tersisa cukup besar.

“Kami pastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan dan dipotong hari ini dalam kondisi sehat, bebas penyakit, dan memenuhi syarat kehalalan. Data tercatat, ada 2.355.470 ekor hewan ternak yang dikorbankan di seluruh pelosok negeri mulai dari Sabang sampai Merauke,” ujar Sudaryono saat memberikan keterangan pers di lokasi penyembelihan hewan kurban Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu pagi.

Pernyataan Wamentan ini mengukuhkan data yang sebelumnya telah disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Drh. Agung Suganda, M.Si., pada konferensi pers pra-Hari Raya tanggal 13 Mei 2026 lalu.

Berdasarkan pemantauan melalui sistem informasi kesehatan hewan nasional (iSIKHNAS), total populasi hewan kurban yang tersedia tahun ini mencapai 3.246.790 ekor, jauh melebihi kebutuhan riil masyarakat.

Rincian lengkap data nasional Idul Adha 2026 versi Kementerian Pertanian RI adalah sebagai berikut:

* Sapi: Tersedia 859.268 ekor, dikorbankan: 791.452 ekor
* Kambing: Tersedia 1.417.880 ekor, dikorbankan: 1.085.019 ekor
* Kerbau: Tersedia 33.952 ekor, dikorbankan: 28.750 ekor
* Domba: Tersedia 935.690 ekor , dikorbankan: 450.249 ekor

Dari jumlah tersebut, masih terdapat kelebihan stok atau cadangan aman sebanyak 891.320 ekor, yang menandakan tidak ada kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak wajar di tingkat masyarakat.

Sudaryono menambahkan, tingginya angka pemotongan tahun ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban sekaligus menebar keberkahan dan pemerataan ekonomi.

“Angka ini membuktikan bahwa masyarakat Indonesia sangat antusias berbagi. Daging kurban ini akan merata sampai ke tangan saudara-saudara kita yang membutuhkan, menjadi sarana silaturahmi, serta penggerak ekonomi peternak di daerah,” tambahnya.

Selain menjamin ketersediaan, Kementan bersama pemerintah daerah dan Dinas Peternakan se-Indonesia telah menempatkan petugas pengawas di ribuan titik pemotongan. Pengawasan ketat dilakukan mulai dari kesehatan hewan sebelum dipotong hingga keamanan daging yang disalurkan agar layak dikonsumsi.

“Kami jamin tidak ada hewan sakit yang dipotong. Semua yang dikurbankan hari ini sudah lolos pemeriksaan dokter hewan. Ini bentuk tanggung jawab negara menjamin keamanan pangan sekaligus kelancaran ibadah umat beragama,” tegas Sudaryono.

Tahun ini, penyebaran hewan kurban tercatat paling banyak di Pulau Jawa, diikuti Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Angka ini menjadi rekor salah satu jumlah pemotongan tertinggi dalam lima tahun terakhir, seiring dengan pemulihan dan peningkatan populasi ternak nasional yang terus didorong pemerintah melalui program swasembada daging.

Sudaryono berharap, momentum Idul Adha ini tidak hanya menjadi tradisi ibadah semata, namun juga menjadi bukti nyata persatuan dan gotong royong bangsa Indonesia.

“Semoga pengorbanan kita diterima Allah SWT, dan nilai berbagi ini terus kita rawat untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

RSKKA Kembali Melayari 4 Pulau Terluar Jatim, Layani Kesehatan dan Deteksi Dini Penyakit Katastropik

12 Juli 2026 - 22:28 WIB

Motor Melaju Kencang Menabrak Salon Kecantikan di Kintelan Mojokerto, Pardu Warga Diwek Meninggal Dunia

12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Suami Pamit Buang Air Kecil di Hutan Loa Janan Samarinda, 9 Jam Kemudian Muncul Dalam Kondisi Linglung

12 Juli 2026 - 19:28 WIB

Rumah Nenek Aida di Ploso Ludes Terbakar, 6 Ekor Anjing Tewas Terpanggang

12 Juli 2026 - 12:45 WIB

DPRD Jombang Bahas Utang Mbah Ngatini Rp25 Juta Bengkak Jadi Rp140 di Bank Jombang

12 Juli 2026 - 12:08 WIB

Menelisik Akar Terorisme (35): Revolusi tanpa Revolusi Teror

11 Juli 2026 - 22:11 WIB

381 Hari Hilang Tanpa Kabar, Polisi Ungkap Kendala Pencarian Mozza Axillia Gunarsa 

11 Juli 2026 - 21:02 WIB

Mozza Axillia Gunarsa_Semarang_Hilang_110726

Komjen Totok Suharyanto: Febrie Adriansyah Tersangka!

11 Juli 2026 - 18:36 WIB

OTT di Sukoharjo, KPK Tahan Etik Suryani serta Sita Uang dan Emas Total Rp 21 Miliar

11 Juli 2026 - 17:34 WIB

Trending di News