Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, ACEH- Muncul pernyataan dari Bupati Aceh Tenggara Muhammad Salim Fakhry mendukung dan berharap agar Presiden Prabowo Subianto menjadi presiden seumur hidup. Pernyataan ini disampaikan di depan pengungsi korban banjir saat kunjungan Presiden Prabowo Desa Bambel Baru, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin 1 Desember 2025.
Namun, pada saat itu Presiden Prabowo sendiri tampak hanya menggeleng kepala dan menggoyang-goyangkan tangannya, saat merespon menanggapi pernyataan tersebut, menunjukkan bahwa ia tidak secara langsung menanggapi atau mendukung gagasan presiden seumur hidup itu.
Pernyataan dukungan ini muncul dari Bupati Salim yang memuji kehadiran Prabowo sebagai satu-satunya presiden yang turun langsung menyapa rakyat di daerah terdampak bencana.
Ia menyatakan bahwa video dibuat untuk mendukung Prabowo menjadi presiden seumur hidup, disambut dukungan dari para pengungsi. Meski begitu, Prabowo menegaskan komitmennya terhadap demokrasi dan tidak memberikan respons menyetujui pernyataan tersebut.
Muncullah, potongan video dari akun [email protected] dengan judul: Bisa-bisanya ambil kesempatan ngejilat!
Pernyataan presiden seumur hidup untuk Prabowo datang dari dukungan seorang pejabat daerah dan masyarakat. Presiden Prabowo sendiri yang secara resmi menolak atau tidak menanggapi secara konklusif ide itu saat kejadian tersebut terjadi.
“Saya laporkan, atas nama rakyat dan masyarakat Aceh Tenggara, kami bersyukur, tidak pernah terbayang di hati kami seorang pemimpin negara, seorang presiden, hadir di Kabupaten Aceh Tenggara.” kata Fakhry.
“Bencana banjir bandang yang melanda beberapa kecamatan telah meninggalkan luka mendalam bagi warga kami, namun kehadiran Bapak sebagai pemimpin negara mengobati hati rakyat Aceh Tenggara. Kami tidak sia-sia mendukung Bapak. Hari ini Bapak adalah tokoh kami,” kata pria agak tambun itu memberi sambuitan.
“Dengan kehadiran Bapak inilah jeritan masyarakat pengungsi dari berbagai kecamatan khususnya hari ini di Desa Bambel Baru dapat tersampaikan. Angkat tangan semua, tidak ada presiden seperti beliau yang menyapa rakyat dan masyarakat. Insya Allah ada video yang dibuat, Pak Presiden, kalau bisa Bapak Prabowo menjadi presiden seumur hidup.”
Pidato ini disampaikan dengan suasana haru dan disambut tepuk tangan para pengungsi serta hadirin yang hadir di lokasi. Namun, saat Bupati Salim menyampaikan harapan agar Prabowo menjadi presiden seumur hidup, Prabowo memberi gestur geleng kepala sebagai tanda tidak menyetujui pernyataan tersebut. **






