Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Ika Puspitasari: Semua Dilatih agar KKMP Tidak hanya Berdiri Secara Legalitas

badge-check


					KKMP di seluruh kelurahan se-Kota Mojokerto telah terbentuk sejak 25 Mei 2025. Dok.Humas Perbesar

KKMP di seluruh kelurahan se-Kota Mojokerto telah terbentuk sejak 25 Mei 2025. Dok.Humas

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Ika Puspitasari, Wali Kota Mojokerto menegaskan kekuatan koperasi berada pada anggotanya.

Karena itu, ia meminta agar jumlah anggota terus ditingkatkan demi memperkuat ekonomi kolektif di setiap kelurahan.

“Saya berharap 18 KKMP tidak hanya ada secara legal, tetapi dapat menjalankan kegiatan ekonomi kerakyatan berbasis kolektibilitas.

Semakin banyak anggota, semakin kuat perekonomian koperasi,” kata Ning Ita saat memberikan penguatan bagi KKMP Wates pada Jumat (14/11/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa KKMP di seluruh kelurahan se-Kota Mojokerto telah terbentuk sejak 25 Mei 2025, dan telah diresmikan serentak bersama 8.000 KKMP dan KDMP oleh Presiden Republik Indonesia.

Dan sebagai komitmen untuk terselenggaranya KKMP, Pemerintah Kota Mojokerto telah memfasilitasi 18 KKMP,

mulai dari pembiayaan akta notaris, rapat pembentukan pengurus, hingga pelatihan intensif sebanyak empat kali yang mencakup penyusunan rencana kerja, RAPB, SOP, SOM, perencanaan bisnis, hingga manajemen koperasi.

“Semua dilatih agar KKMP tidak hanya berdiri secara legalitas, tetapi dapat melaksanakan kegiatan bisnis sesuai amanah Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025,” tegas Wali Kota.

Menurutnya seluruh potensi ekonomi di kelurahan dapat menjadi sektor bisnis bagi KKMP. “Misalnya di wates ini banyak sekali UMKM. Nah, ini bisa dijadikan sebagai pangsa pasarnya KKMP.

Meskipun mereka bukan anggota, tapi kita supply produk yang dijual oleh KKMP. Ini akan meningkatkan pangsa pasar,” imbuhnya.

Walikota juga mengingatkan agar KKMP memberikan pelayanan prima bagi para konsumennya. “Anggota harus diperluas, komoditas dan pangsa pasar ditambah, dan pelayanan harus aktif jemput bola,” tegasnya.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

4 Anak Michael Bambang Hartono Terima Warisan Rp52 T per Orang

13 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Okupansi Hotel di Kawasan Bromo Anjlok Dampak Kebakaran

13 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Prabowo: Motor Listrik Lebih Hemat dan Efisien

13 Agustus 2026 - 20:11 WIB

5 Jurusan Kuliah dengan Jumlah Pengangguran Terbanyak di Indonesia

12 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Harga Pertalite Dijamin Tidak Naik sampai Desember 2026

12 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kapal Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 1 Penumpang Meninggal

12 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Fatwa MUI: Pria Haram Berpakaian Wanita dan Sebaliknya saat Rayakan 17 Agustus

11 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Alasan SPAI Tolak Status Ojol jadi UMKM, Sudah Ada UU

11 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Diskon Khusus Bus Trans Jatim di HUT RI ke-81

11 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Trending di Nasional