Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Mafia Rusia Memutilasi Suami Istri Miliuner Crypto Roman dan Ana Novak di Gurun Hatta

badge-check


					Miliarder businesman crypto asal Rusia, Roman Novak dan sisrinya Ana Novak, menjadi korban pembunuhan sadis dimutilasi di gurun perbatasan di pergunungan Hatta perbatasan Dubai dengan Oman. Foto Instagram@crypto_story Perbesar

Miliarder businesman crypto asal Rusia, Roman Novak dan sisrinya Ana Novak, menjadi korban pembunuhan sadis dimutilasi di gurun perbatasan di pergunungan Hatta perbatasan Dubai dengan Oman. Foto Instagram@crypto_story

Penulis: Jacobus E. Lato   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, DUBAI- Dunia crypto kembali diguncang tragedi brutal setelah Roman Novak, seorang crypto millionaire asal Rusia, dan istrinya Ana Novak, ditemukan tewas dan dimutilasi di area gurun dekat Dubai.

Pasangan itu dilaporkan hilang sejak awal Oktober setelah menghadiri pertemuan bisnis yang ternyata jebakan penculikan. Polisi Dubai dan otoritas Rusia menyatakan pasangan Novak diculik oleh komplotan warga Rusia setelah upaya pemerasan sebesar US$200.000 gagal dilakukan.

Kedua korban terakhir terlihat pada 2 Oktober ketika mereka menuju pertemuan dengan “investor tidak dikenal” di kawasan pegunungan Hatta, dekat perbatasan Oman.

Driver yang mengantar mereka mengatakan bahwa pasangan tersebut berpindah ke kendaraan kedua sebelum kehilangan kontak sepenuhnya.

Menurut laporan investigasi, pasangan Novak dijebak oleh tiga warga Rusia: Konstantin Shakht, mantan polisi; Yury Sharypov; dan Vladimir Dalekin.

Ketiganya kini telah ditangkap. Penyelidik mengatakan ketiga tersangka menyewa mobil dan lokasi khusus untuk menahan korban secara paksa.

Setelah rencana pemerasan runtuh dan tidak berhasil mendapatkan uang tebusan, para pelaku diduga membunuh dan memutilasi korban lalu membuang jasad mereka sebelum melarikan diri ke Rusia.

Roman Novak dikenal luas di komunitas crypto Rusia sebagai figur flamboyan dengan gaya hidup mewah.

Ia sering memamerkan mobil super, jet pribadi, dan koneksi dengan figur kaya termasuk Pavel Durov, pendiri Telegram. Namun di balik citranya, Roman merupakan mantan terpidana kasus penipuan besar.

Ia adalah pendiri proyek Fintopio, yang menjanjikan transfer crypto super cepat dan menarik investasi besar dari Rusia, China, hingga Timur Tengah. Ia kemudian diduga melarikan diri dengan dana investor sebesar US$500 juta.

Pada 2020, ia divonis enam tahun penjara di Rusia atas penipuan berskala besar, namun mendapatkan pembebasan bersyarat dan pindah ke UEA pada 2023. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Trending di News