Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Ning Ita: Para Ibu agar Lebih Sabar dan Tulus Merawat Buah Hati

badge-check


					Pelatihan dan pendampingan keluarga balita stunting di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Selasa (7/10/2025).dok.humas Perbesar

Pelatihan dan pendampingan keluarga balita stunting di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Selasa (7/10/2025).dok.humas

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KOTA MOJOKERTO – Upaya menekan angka stunting di Kota Mojokerto terus digencarkan.

Salah satunya melalui pelatihan dan pendampingan keluarga balita stunting di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Selasa (7/10/2025).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, peran keluarga sangat penting sebagai benteng utama dalam menjaga tumbuh kembang anak.

“Tujuan kita sama, bagaimana angka stunting di Kota Mojokerto bisa ditekan hingga nol atau zero.

Berdasarkan data e-PPGBM, saat ini masih tercatat 1,54% balita yang mengalami stunting,” ungkap Wali Kota Mojokerto.

Bukan hanya diberikan edukasi, dan makanan tambahan bergizi, pada kesempatan ini keluarga balita stunting dan wasting juga berkesempatan berdialog langsung dengan Wali Kota maupun Dinas Kesehatan.

“Upaya ini tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk peran organisasi wanita dan masyarakat.

Dengan bergerak bersama, harapan kita para balita bisa tumbuh sehat sehingga ke depan kita mampu menyiapkan generasi unggul yang akan meneruskan pembangunan Kota Mojokerto,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan akan semakin banyak keluarga yang siap menjadi agen perubahan. Sehingga angka stunting bisa terus ditekan sehingga lahir generasi Kota Mojokerto yang sehat, cerdas, dan unggul.

“Saya berpesan kepada para ibu agar lebih sabar dan tulus dalam merawat buah hati, karena anak adalah titipan Allah.

Cinta kasih ibu merupakan faktor penting, selain gizi, yang akan menentukan keberhasilan tumbuh kembang anak,” pungkas Ning Ita. **

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (13): Teror Bermotif Agama Bergejolak di Prancis

6 Juni 2026 - 19:42 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Dewan Bahas Ranperda Miras, Kartiyono: Oplosan Sudah Sangat Berbahaya!

5 Juni 2026 - 20:14 WIB

Perkara Dihentikan, Nama Baik Dr Yudi Utomo Imarjoko Dipulihkan

5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Pangdam Mayjen Rudi Saladin ke Mojowarno, Tinjau Lahan 86 Ha untuk Markas Batalyon TP

5 Juni 2026 - 08:30 WIB

Kandang Ayam Seharga Rp 2 Miliar Ludes Terbakar di Peterongan Jombang

4 Juni 2026 - 22:04 WIB

Semua SPBU Wajib Campur BBM dengan Etanol 5% Mulai Semester II Tahun Ini

4 Juni 2026 - 20:30 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Sebut Masih Sesuai Perhitungan APBN

4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Trending di News