Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Nanik S Deyang, Wakil Kepala BGN: Pengertian Alergi dan Keracunan ini tumpang tindih

badge-check


					Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang : Pengertian Alergi dan Keracunan ini tumpang tindih(bgn.go.id) Perbesar

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang : Pengertian Alergi dan Keracunan ini tumpang tindih(bgn.go.id)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan tanggapan mengenai berita bahwa ikan hiu digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG),

yang menyebabkan keracunan pada siswa SD Negeri 12 di Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Pakai ikan hiu dalam menu MBG dianggap sebagai bagian dari kebudayaan setempat, tetapi sayangnya malah jadi masalah keracunan yang dialami oleh 24 siswa.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang mengatakan bahwa makanan khas daerah bisa jadi pilihan untuk menu MBG setiap hari.

Jadi sebenarnya menu apapun yang dibuat berkaitan dengan kebudayaan lokal itu bisa dipakai.

Misalnya, jika daerah ini banyak ikan tongkol, ya kita manfaatkan. Seperti ikan hiu, sudah biasa disajikan di sana,” ujar Nanik di Bogor, Kamis (25/9/2025).

Ia juga menambahkan bahwa meskipun makanan tersebut termasuk dalam kebudayaan lokal, jika terbukti menyebabkan keracunan, maka tidak akan dipakai lagi.

“Saya ulangi, jika ada makanan yang jelas-jelas membuat orang keracunan, kita tidak akan menggunakannya di daerah itu, bahkan jika makanannya banyak,” tambahnya.

Ia juga membahas tentang keracunan dan alergi yang mungkin dialami oleh para penerima manfaat MBG.

“Alergi dan keracunan ini ada hubungannya. Tidak semua yang terjadi adalah keracunan, ada juga yang disebabkan oleh alergi, contohnya alergi terhadap udang atau mayones,” jelasnya.

“Ada catatan mengenai hal ini, tetapi mungkin beberapa sekolah terlewat untuk diperiksa,” tambahnya.

Hasil penyelidikan dari BGN, kata Nanik, menunjukkan bahwa tidak semua kasus disebabkan oleh keracunan, tetapi juga ada yang disebabkan oleh alergi.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semua SPBU Wajib Campur BBM dengan Etanol 5% Mulai Semester II Tahun Ini

4 Juni 2026 - 20:30 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Sebut Masih Sesuai Perhitungan APBN

4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Dekati Rp100 Ribu per Kg, Berikut Rincian Pangan Lainnya

3 Juni 2026 - 19:46 WIB

Emil Dardak Pastikan Penutupan SPPG Demi Mutu Program MBG

2 Juni 2026 - 19:16 WIB

Biaya Administrasi Bulanan BCA Kini Dipotong di Awal Bulan

2 Juni 2026 - 18:59 WIB

Harga Solar Pertamina Turun Mulai 1 Juni 2026

1 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemerintah Terapkan Aktivasi Nomor Seluler dengan Pengenalan Wajah

1 Juni 2026 - 19:44 WIB

Puncak Peringatan Waisak 2026 di Candi Borobudur Gaungkan Cinta Perdamaian Dunia

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Rp27 Triliun dari Kurban, Distribusi Daging Masih Belum Merata

29 Mei 2026 - 21:41 WIB

Trending di Nasional