Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Misterius, Saklar Bahan Bakar Air India AI171 Tiba-tiba Bergeser Sendiri ke OFF Setelah Takeoff

badge-check


					Air India jatuh kemungkinan kopilot salah Perbesar

Air India jatuh kemungkinan kopilot salah

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Laporan awal dari Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB) India menyebutkan saklar bahan bakar pada kedua mesin Boeing 787 Dreamliner Air India penerbangan AI?171 tiba?tiba berpindah dari posisi “RUN” ke “CUTOFF” hanya beberapa detik setelah lepas landas.

Insiden itu memicu kedua mesin pesawat B787 mati dan berujung pada kecelakaan tragis di Ahmedabad pada 12 Juni 2025 lalu.

Menurut The Guardian. gangguan pasokan bahan bakar terjadi sekitar tiga detik pasca–take?off. Saklar kedua mesin silih berganti beralih ke mode “CUTOFF” dalam selang waktu satu detik.

Upaya kru memindahkan kembali saklar ke posisi “RUN” dan melakukan restart mesin, gagal membuahkan hasil. Setelah mengudara selama 29 detik, pesawat jatuh menabrak bangunan, menewaskan 241 penumpang, 12 awak, serta 19 warga di darat.

Sementara itu, Times of India melaporkan, baling-baling kedua mesin jet itu semakin perlahan berputar sebelum menghantam bangunan di bawahnya.

Rekaman suara kokpit yang dipulihkan dari kotak hitam (black box) menggambarkan kebingungan pilot dan kopilot, yang saling bertanya mengapa saklar (switch) bahan bakar tiba?tiba berpindah, padahal tak seorang pun mengaku menggerakkannya.

Saklar (switch) ini didesain Boeing agar tidak bisa berpindah secara tak sengaja, seperti tersenggol dsb. Masing-masing saklar harus ditarik ke atas dahulu (menariknya pun cukup kuat), sebelum bisa dipindahkan (digerakkan) posisinya.

The Washington Post menambahkan, meski saklar dilengkapi mekanisme pengaman untuk mencegah pergeseran tanpa sengaja, peralihan ke posisi “CUTOFF” tetap terjadi.

Pemeriksaan awal tidak menemukan kerusakan mekanis pada mesin atau sistem pesawat buatan Boeing tersebut, sehingga dugaan sementara mengarah pada human error, baik kelalaian maupun sabotase, sementara investigasi lanjutan masih berjalan.

Penyelidikan kecelakaan ini dibantu oleh NTSB AS, Boeing, dan General Electric, pembuat mesin GEnx untuk B787 Dreamliner, tipe pesawat yang terlibat dalam kecelakaan Air India AI171.

Hingga saat ini, belum ada rekomendasi keselamatan baru khusus untuk operator Boeing 787-8 atau mesin GE GEnx-1B, menandakan belum ditemukannya kerusakan struktural atau mekanis yang berarti.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kian Liar, AI Gemini Bobol 3 Perusahaan Nyata Saat Uji Coba Keamanan

21 September 2026 - 18:49 WIB

Setiap Ketukan “Prompt” AI Diam-Diam Menguras Listrik Jepang dan Air Afrika

20 September 2026 - 17:38 WIB

“Cium” Asisten Cantik di Lapangan Golf, Trump Gemparkan Netizen

17 September 2026 - 16:00 WIB

Raja Thailand Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737 -800

15 September 2026 - 17:27 WIB

Resmi Mengaku, Amerika Serikat Kerahkan Senjata Ofensif Aktif di Orbit Bumi

15 September 2026 - 16:48 WIB

Mantan PM Inggris dan Delegasi Barat Nyaris Kena Serangan Drone Rusia

14 September 2026 - 18:51 WIB

Luana Lopes Lara, Mantan Balerina ke Miliarder Paling Tajir, Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:16 WIB

Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Setiap Tahun, Siapa Diuntungkan?

3 September 2026 - 19:28 WIB

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Trending di Internasional