Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Jokowi Tunjukkan Ijazahnya ke Wartawan, Pertemuan dengan TPUA Tertutup

badge-check


					Pengakuan seorang jurnalis bersama wartawan lainnya yang mendapat kesempatan melihat ijazah mantan Presiden Joko Widodo di rumah pribadinya di Solo, Rabu 16 April 2025. Tangkap layar video@infomania_ Perbesar

Pengakuan seorang jurnalis bersama wartawan lainnya yang mendapat kesempatan melihat ijazah mantan Presiden Joko Widodo di rumah pribadinya di Solo, Rabu 16 April 2025. Tangkap layar video@infomania_

Penulis: Adi Wardhono  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SOLO- Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan ijazah-ijazahnya kepada sejumlah wartawan di kediamannya di Solo pada Rabu, 16 April 2025. Meliputi ijazah SD, SMP, SMA, hingga ijazah sarjana dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Jokowi membawa dua map; satu berisi ijazah SD hingga SMA, dan satu lagi berisi ijazah asli dari UGM. Namun, Jokowi melarang wartawan memfoto ijazah-ijazah tersebut dan meminta agar handphone dan kamera dikumpulkan sebelum masuk ke rumahnya.

Ia menunjukkan ijazah tersebut secara langsung di ruang tamunya kepada belasan wartawan yang diundang masuk.

Momen ini terjadi menjelang kedatangan massa dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang meminta klarifikasi terkait keaslian ijazah Jokowi.

Tim wartawan diterima Jokowi terlebih dahulu sebelum Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Saat massa TPUA sudah berkumpul di depan kediaman Jokowi sejak pagi, antrean warga dan wartawan juga memanjang di lokasi.

Jokowi sempat keluar dan menunjukkan ijazahnya kepada wartawan, namun menolak memperlihatkan langsung kepada TPUA.

Setelah menunggu sekitar dua jam, Jokowi kemudian menerima tiga perwakilan TPUA untuk pertemuan tertutup selama sekitar 20-30 menit di kediaman pribadinya pada pukul 10.11 WIB. Jadi, wartawan lebih dulu diterima secara informal saat Jokowi keluar rumah, baru kemudian TPUA diterima secara resmi dalam pertemuan tertutup.

Jokowi menegaskan bahwa tidak ada kewajiban baginya untuk menunjukkan ijazah asli kepada pihak manapun, termasuk TPUA, dan menyatakan bahwa penjelasan resmi dari UGM sudah sangat jelas mengenai ijazahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa tuduhan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya sudah menjadi fitnah dan pencemaran nama baik, sehingga tengah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum untuk menangani masalah ini.

Reaksi wartawan terhadap permintaan Jokowi agar ijazahnya tidak difoto adalah mereka mematuhi permintaan tersebut.

Jokowi secara tegas meminta agar wartawan tidak mengambil gambar atau memfoto ijazah yang diperlihatkan, dengan alasan bahwa hal itu adalah urusan pribadi dan momen tersebut tidak untuk dipublikasikan secara luas.

Wartawan pun diminta mengumpulkan handphone dan kamera sebelum masuk ke kediaman Jokowi, sehingga tidak ada foto ijazah yang diambil selama pertemuan tersebut.

Tidak ada laporan adanya penolakan atau keberatan dari wartawan terhadap permintaan ini; mereka mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Jokowi saat itu.

Kronologi

Pada Rabu, 16 April 2025, sejumlah wartawan yang sudah menunggu di depan kediaman Jokowi di Solo dipersilakan masuk oleh ajudan Jokowi sekitar pukul 09.15 WIB. Sebelum masuk, wartawan diminta mengumpulkan ponsel dan kamera agar tidak dibawa ke dalam rumah.

Di ruang tamu kediaman, Jokowi berbincang dengan belasan wartawan dan kemudian memperlihatkan dua map berisi ijazahnya. Satu map berisi ijazah dari SD Negeri Tirtoyoso, SMP Negeri 1 Solo, dan SMA Negeri 6 Solo, sedangkan map lainnya berisi ijazah asli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diperoleh tahun 1985.

Jokowi menunjukkan ijazah-ijazah tersebut satu per satu, mulai dari ijazah SMA, SMP, SD, hingga ijazah sarjana dari UGM. Ia mewanti-wanti agar ijazah itu tidak difoto oleh wartawan.

Jokowi menyampaikan bahwa keputusan untuk memperlihatkan ijazah kepada wartawan baru diambil malam sebelumnya.

Setelah menunjukkan ijazah, sekitar pukul 09.49 WIB, massa dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) datang ke kediaman Jokowi untuk meminta klarifikasi terkait keaslian ijazah tersebut.

Jokowi menolak menunjukkan ijazah asli kepada massa TPUA tanpa perintah pengadilan dan menegaskan tidak memiliki kewajiban untuk melakukannya. Ia menyatakan bahwa klarifikasi resmi dari UGM sudah sangat jelas dan menganggap tuduhan ijazah palsu sebagai fitnah yang menyebar luas.

Daftar nama wartawan yang hadir saat Jokowi memperlihatkan ijazahnya tidak disebutkan secara spesifik dalam sumber-sumber yang tersedia. Yang diketahui adalah bahwa Jokowi mengundang belasan wartawan untuk masuk ke kediamannya di Solo dan memperlihatkan ijazahnya secara langsung di ruang tamu, namun melarang mereka memotret dokumen tersebut. Tidak ada informasi rinci mengenai identitas atau nama-nama wartawan yang hadir saat itu.

Reaksi wartawan terhadap permintaan Jokowi agar ijazahnya tidak difoto adalah mereka mematuhi permintaan tersebut.

Jokowi secara tegas meminta agar wartawan tidak mengambil gambar atau memfoto ijazah yang diperlihatkan, dengan alasan bahwa hal itu adalah urusan pribadi dan momen tersebut tidak untuk dipublikasikan secara luas.

Wartawan pun diminta mengumpulkan handphone dan kamera sebelum masuk ke kediaman Jokowi, sehingga tidak ada foto ijazah yang diambil selama pertemuan tersebut. Tidak ada laporan adanya penolakan atau keberatan dari wartawan terhadap permintaan ini; mereka mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Jokowi saat itu. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (13): Teror Bermotif Agama Bergejolak di Prancis

6 Juni 2026 - 19:42 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Dewan Bahas Ranperda Miras, Kartiyono: Oplosan Sudah Sangat Berbahaya!

5 Juni 2026 - 20:14 WIB

Perkara Dihentikan, Nama Baik Dr Yudi Utomo Imarjoko Dipulihkan

5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Pangdam Mayjen Rudi Saladin ke Mojowarno, Tinjau Lahan 86 Ha untuk Markas Batalyon TP

5 Juni 2026 - 08:30 WIB

Kandang Ayam Seharga Rp 2 Miliar Ludes Terbakar di Peterongan Jombang

4 Juni 2026 - 22:04 WIB

Semua SPBU Wajib Campur BBM dengan Etanol 5% Mulai Semester II Tahun Ini

4 Juni 2026 - 20:30 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Sebut Masih Sesuai Perhitungan APBN

4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Trending di News